MINGGU siang, 23 Mei 2021, di sebuah rumah di Jalan Patra XII, Kuningan, Jakarta, Nyonya Hj. Sri Romadhiyati (74 tahun) melantunkan beberapa lagu. Setiap akhir lagu selalu diiringi tepuk tangan lembut suaminya, H. Harmoko (83) yang duduk di kursi roda dekatnya.
“Seandainya kumampu terbang ke awan, detik ini juga ku akan melayang ke sana, kau kubawa pulang, dirimu yang selalu kusayang, bersama berdua kita bahagia,”. Demikian cuplikan lagu “Kasih” dari penyanyi Ermy Kullit yang siang itu dilantunkan Sri Romadhiyati di tengah hujan.
Hadir di acara halal bihalal keluarga ini antara lain, Azisoko dan istri, Niken Vijayanti dan suami, serta Laksmi Indirawati dan suami. Beberapa handai taulan dekat juga ada di tempat itu.
Suara Nya Sri Romadhiyati ternyata enak juga didengar, lembut dan indah. Bakat seni suara istri mantan Menteri Penerangan 1983 -1997 (Harmoko) ini ternyata menurun kepada salah seorang cucunya, Aisya Nabila (21) yang sedang menuntut ilmu dua jurusan sekaligus Political Science dan Performing Arts di New York University, Amerika Serikat.
Karikatur Ibu Harmoko
Menurut Nyonya Harmoko, Aisya Nabila sering tampil pentas seni di wilayah bergengsi Broadway, New York. “Beberapa lembaga pertunjukan seni Korea Selatan juga sudah mengirimkan undangan kepada cucu saya ini,” ujar Nyonya Harmoko siang itu.
Minggu siang itu, Aisya Nabila sedang berada di Jakarta. “Tapi tidak bisa hadir dan menyanyi di sini, karena badannya baru kurang nyaman,” kata Ibu Harmoko yang pernah kuliah di Jurusan Publisistik, Fakultas Sosial Politik Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Ibu Harmoko lahir di Solo 19 Juli 1947.
Suatu saat nanti, mari kita dengarkan suara indah dari Nyonya Harmoko dan cucunya itu, Aisya Nabila. (yoso)
