Melancong ke Negeri Tetangga Tanpa Izin, Gubernur Papua Lukas Enembe Kena Semprit Mendagri

Senin, 5 April 2021 15:40 WIB

Share
Mendagri Muhammad Tito Karnavian. (ist)
Mendagri Muhammad Tito Karnavian. (ist)

JAKARTA, POSKOTA. CO.ID - Melancong ke negeri tetangga tanpa ada surat izin,
Gubernur Papua Lukas Enembe kena semprit dengan teguran keras dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Seperti diketahui, Lukas Enembe melakukan kunjungan ke Papua Nugini (PNG) tanpa melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Mendagri mengungkapkan setiap kepala daerah wajib mengajukan izin jika hendak bepergian ke luar negeri. Hal itu diatur dalam dalam UU Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2019 tentang Tata Cara Perjalanan ke Luar Negeri di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah.

"Prosedur itu dilanggar, itu melanggar hukum, ada sanksinya dan sementara diberikan teguran keras," kata Mendagri di Lobby Swiss-Belhotel Jayapura,  dalam keterangannya yang diterima Senin (05/04/2021)

Mendagri juga menuturkan, Gubernur Papua Lukas Enembe beralasan, perjalanannya ke luar negeri dalam rangka menjalani pengobatan. Namun, dikatakan Mendagri, hal itu tak dapat dibenarkan. Sebab, setiap pejabat publik atau kepala daerah, memiliki aturan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri sebagaimana undang-undang.

"Pak Gubernur tidak pernah mengajukan izin kepada Kemendagri, padahal kalau memang urgent, komunikasi sama saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul, kalau memang tujuannya untuk kepentingan kesehatan, pasti kita izinkan," tandas Tito.

Mendagri pun berharap, pelanggaran tersebut tak diulangi, bahkan oleh kepala daerah lainnya. Ia berharap semua kepala daerah taat terhadap prosedur dan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe karena pergi  ke Vanimo, Papua Nugini secara ilegal. Ke negara tetangga melalui jalur tradisional atau jalan tikus, Lukas Enembe mengaku pergi untuk menjalani pengobatan di kakinya.
(johara)

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar