Tiga Kandidat Calon Ketua KNPI DKI Adu Gagasan di Musprov XIV, M.Taufik: Jadi Wadah Pemersatu

Jumat, 26 Maret 2021 14:41 WIB

Share
Musprov XIV KNPI DKI Jakarta, diikuti dengan cepat para calon kandidat . (deny)
Musprov XIV KNPI DKI Jakarta, diikuti dengan cepat para calon kandidat . (deny)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Musyawarah Provinsi  (Musprov) XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta, mulai diselenggarakan.

Tiga kandidat pun, turut meramaikan pemilihan calon ketua KNPI DKI Jakarta tersebut. 

Ketua Korps Alumni KNPI DKI Jakarta,Mohammad Taufik mengatakan, secara keseluruhan ketiga kandidat memiliki visi dan misi yang baik dalam membangun kepemudaan di Ibu Kota. 

Taufik juga menyoroti salah satu sosok calon yaitu Ronny Bara Pratama yang berkomitmen membangun kemandirian dan perekonomian bagi pemuda Jakarta. 

 "Saya kira bagus memang kan harus begitu, ujungnya kan harus ada kemandirian. Intinya semua visi dan misi baik dan bagus untuk kepentingan kepemudaan," kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI, Kamis (25/3/2021) malam.

Taufik juga mengapresiasi adanya ajang debat kandidat ini. Dia menilai, ajang itu dapat menjadi wadah penyatuan KNPI yang terbelah, sehingga kegiatan KNPI yang membawahi 108 OKP mati suri selama dua periode. 

"Acara ini bagian dari penyatuan diri, penyatuan pikiran dan penyatuan langkah. Supaya KNPI di Jakarta tetap satu, kalau KNPI terbelah-belah kan kayak kemarin nggak ada kegiata apapun," imbuhnya. 

"Poin paling penting adalah mereka mau bersatu, dan saya bersyukur ada kesadaran kolektif antara mereka, bahwa KNPI memang harus satu," tambahnya. 

 Untuk diketahui, acara yang Bertemakan "Musprov XIV DPD KNPI DKI Jakarta menuju Jakarta Satu" itu digelar di Aula Gedung KNPI DKI Jakarta dengan tiga kandidat yakni, Gusti Arif, Fitria Oktarina, dan Ronny Bara Pratama. 

Pada acara tersebut, para kandidat pun diminta untuk memaparkan visi dan misinya masing-masing. Kegiatan sendiri, tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 seperti membatasi jumlah yang hadir. (deny/tri)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar