Siswa Berkebutuhan Khusus Jalani USP Sekolah Tatap Muka Lantaran Tak Punya Gadget

Senin, 22 Maret 2021 17:14 WIB

Share
sekolah tatap muka
sekolah tatap muka

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Rafi, seorang siswa kelas 6 di Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH) Negeri 01 Lebak harus menjalani Ujian Satuan Pendidikan (USP) secara tatap muka, diruangan kelas sekolah yang berada di Jalan Dewi Sartika No.20 L Rangkasbitung, Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Senin (22/3/2021).

Rafi yang diketahui mengidap Tunagrahita atau kepemilik IQ dibawah rata-rata ini harus menjalani USP secara tatap muka sendirian, pasalnya teman-teman yang sekelas dengan dirinya menjalani ujian itu secara daring dirumahnya masing-masing.

Usut punya usut, hal itu dilakukan Rafi karena dirinya tidak memiliki Handphone atau HP untuk melakukan ujian daring seperti teman-temannya itu.

 Berdasarkan pantauan, dalam menjalankan USP, Rafi diawasi langsung oleh dua guru yang bertugas di sekolah itu. Kedua guru itu diketahui juga mengawasi para murid lainnya yang tengah menjalani USP daring melalui vidio call.

Iyus, Wakasek Kurikulum Skh Negeri 01 Lebak menerangkan, dalam USP itu sendiri pihaknya menerapkan metode daring atau virtual. Yang mana para siswa-siswi menjalani USP dengan menggunakan pakaian sekolah, dan diawasi oleh para guru melalui layanan Vidio Call.

"Iya hari ini ada 1 siswa yang jalani USP tatap muka, karena tidak memiliki HP. Makanya kami persilahkan untuk melakukan USP secara tatap muka di ruang kelas," katanya saat ditemui Pos Kota di sekolah, Senin (22/3/2031).

Ia mengatakan, pada Sekolah Negeri 01 Lebak itu sendiri diikuti oleh para siswa berkebutuhan khusus dari jenjang SD, dan SMP. Dalam pelaksanaannya, pihaknya mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan mewajibkan para guru yang menjadi pengawas untuk memakai masker, dan menjaga jarak.

"Kita pioritaskan prokes, karena itu untuk melindungi para tenaga pendidik dan para siswanya dari paparan virus Covid-19," katanya.

Iyus berharap, ujian itu dapat berjalan dengan lancar dan juga dapat  meningkatkan mutu prestasi para siswa siswi.

"Kita berharap agar ujian ini dapat berjalan dengan lancar, dan dalam ujian ini kami menyusun soal sesuai dengan materi yang diajarkan secara daring dalam beberapa semester lalu," pungkasnya. (kontributor banten/yusuf permana/tha)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar