Polda Banten Gelar Vaksinasi dan Verifikasi yang Layak Donor Plasma Konvalesen

Rabu 03 Mar 2021, 10:15 WIB
Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho. (ist

Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho. (ist

SERANG - Dalam upaya Polda Banten berusaha tetap prima melayani masyarakat dan peduli pada sesama pada masa Covid-19.

Terkait hal itu, dilaksanakan vaksinasi, supervisi dan verifikasi anggota yang terpapar Covid-19 dan penyakit menahun penyintas Covid-19 yang layak donor plasma konvalesen.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang terinfeksi virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 yang dalam penanganan saat ini.

Baca juga: Rekor! Setahun Penanganan Covid-19, Lima Daerah di Banten Lima Daerah di Banten

"Sebagai pelayan masyarakat, kita berusaha terus agar tetap prima. Pada saat yang sama kita peduli pencegahan dan ambil peran dalam peningkatan dan penguatan imunitas masyarakat," ungkap Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Menurut Kapolda, rutin hampir setiap hari, bahkan hingga jauh malam, anggota dari Polda sampai ke Polres dan Polsek bersama TNI dan Satpol PP di Banten, melakukan pemantauan dan pencegahan Covid-19 pada aktivitas masyarakat di tempat umum.

"Langkah ini dilakukan agar tidak tercipta kerumunan manusia yang potensial menjadi media penularan," kata mantan Kadiv Hukum Polri itu.

Baca juga: Uji Coba E-TLE Diberlakukan Hari Ini, Dirlantas Polda Banten Minta Masyarakat Tertib Berlalu-lintas

Pada saat bersamaan, lanjut Kapolda, agar tetap memiliki anggota yang sehat dan prima, Polda menggelar supervisi dan verifikasi (S & V) anggota yang pernah terpapar Covid-19 (penyintas) dan sakit menahun.

Kegiatan S & V dipimpin Wakapolda Brigjen Pol Ery Nursatari, dan dipantau Ketua Tim Supervisi Mabes Polri, Brigjen Pol. M. Agung Bujiono. Ikut mendampingi, Karo SDM Polda Banten, Kombes Pol. Afie Fajarudin, Kombes Pol Zainuri, Kabid Dokes, dan Kabidhumas Kombes Pol. Edy Sumardi.

Kepada personel yang menjadi sasaran S & V telah diberikan secretome (medium sel yang dikembangbiakkan yang mengandung protein, lemak, asam nukleat, vesikel ekstraseluler [EV] atau mikrovesikel [MVs] dan Covid Killer (harafiah: pembunuh covid).

Baca juga: Bantu Juventus Benamkan Spezia, Cristiano Ronaldo kembali Ukir Sejarah

Dari data Polda Banten, secara keseluruhan jumlah personel sebanyak 7.264 orang tersebar mulai dari Polda sampai ke enam Polres, Polsek-polsek, dan para Bhabinkamtibmas di desa-desa.

Dari jumlah ini terdata 509 personel terpapar, lima di antaranya meninggal dunia, selain itu juga terdapat 45 orang menderita penyakit menahun.

Untuk kepedulian terhadap sesama, kata Kapolda yang didampingi Kombes Edy, di hari yang sama ratusan penyintas yang merupakan personel Polda Banten diambil darah untuk kemungkinan menjadi donor konvalsen.

"Jika memenuhi syarat, akan menjadi donor plasma konvalsen pada 9 Maret 2021," ujar Edy melengkapi.

Sementara itu, Sekretaris PMI Banten, Dr. Rahmat Fitriadi mengatakan, donor plasma konvalsen tersebut untuk membantu 468 pasien Covid-19 di Banten.

“Kami bekerja sama dengan Polda Banten dan Korem 046/MY untuk tersedianya donor tersebut,” kata Rahmat.

Mereka yang diambil darahnya, lanjut Fitriadi, adalah yang berusia antara 18 dan 60 tahun. Sebelumnya, terhadap para calon donor konvalsen telah dilakukan pemeriksaan hepatitis B, C dan HIV dan NAT non-reaktif 11. (haryono/win)


Berita Terkait


News Update