Meski Sudah Zona Kuning, Dindik Kota Serang Belum Berani Berlakukan Belajar Tatap Muka

Rabu 03 Mar 2021, 17:41 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang Wasis Dewanto. (Foto Luthfi)

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang Wasis Dewanto. (Foto Luthfi)

SERANG - Meskipun Kota Serang sudah masuk zona kuning,  Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang Wasis Dewanto mengaku belum berani menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah, sebab hal itu juga kewenangan Pemkot Serang.

Menurut Wasis, meskipun Kota Serang sudah masuk zona kuning penyebaran virus Covid-19, namun bukan berarti resiko terhindar dari virus itu tidak ada.

"Masih sangat mungkin terjadi penularan, meskipun Kota Serang sudah masuk zona kuning," katanya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Kota Serang Masuk Zona Kuning, Pembelajaran Tatap Muka Belum Bisa Dilakukan

Wasis melanjutkan, dirinya masih melakukan telaah dan kajian benar-benar untuk mengeluarkan kebijakan pembelajaran tatap muka, meskipun sudah masuk zona hijau.

"Sampai pada titik dimana kehidupan kita semua normal seperti semula, kami baru bisa memberlakukan pembelajaran tatap muka sepenuhnya," tegasnya.

Wasis menambahkan, untuk vaksinasi terhadap guru di Kota Serang sendiri sudah terjadwalkan, tinggal nanti pelaksanaannya saja.

Baca juga: Akhirnya Lolos Bisa Disuntik Vaksin Covid-19, Walikota Serang Mengungkap Kuncinya

Adapun untuk teknisnya, nanti setiap guru melakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat dengan sekolah tempat ia bertugas.

"Jadi supaya tidak ada penumpukan, kami sebar ke masing-masing Puskesmas," ucapnya.

Setelah mendapat vaksin, Wasis berharap tahun pelajaran 2021-2022 pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan, namun tetap tidak sepenuhnya dilakukan secara tatap muka.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Kota Serang Menyasar 33.000 Jiwa dari Dua Golongan Masyarakat

"Bisa jadi cuma 50 persennya saja, karena penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan keamanan peserta didik juga sudah terjamin," ucapnya. (Luthfi/kontributor/win)


Berita Terkait


News Update