ADVERTISEMENT

Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa Rp615 Juta di Desa Pasir Kecapi, Kejari Lebak Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Februari 2021 13:17 WIB

Share
Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa Rp615 Juta di Desa Pasir Kecapi, Kejari Lebak Lakukan Penyelidikan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa Rp615 Juta di Desa Kecapi, Kejari Lebak Lakukan Penyelidikan

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) RFp615 Juta untuk tahun 2020 Desa Pasir Kacapi, Kecamatan Maja, Lebak. 

Diketahui, Korp adhyaksa bidang Pidana Khusus Kejari Lebak sudah melakukan  pemeriksaan terhadap sejumlah perangkat (Prades) Desa Pasir Kacapi, Kecamatan Maja.

Mereka diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi dana desa di Desa Pair Kacapi, Kecamatan Maja sebesar Rp616 juta. Kasus dugaan korupsi anggaran dana desa tengah ditangani seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari setempat.

Baca juga: Tim Bridgade Diterjunkan Untuk Basmi Hama Wereng yang Menyerang Ratusan Hektar Tanaman Padi di Lebak

"Sudah 10 orang Prades Pasir Kacapi yang kita periksa termasuk Kepala desanya untuk diminta klarifikasi dugaan korupsi dana desa. Saat ini kita masih mendalaminya. Baru tahap full data (pengumpulan bahan dan data)," kata Kajari Lebak Nur Handayani yang disampaikan melaui Kasi Pidsus Kejari Lebak Bayu Wibianto, Selasa (9/2/2021).

Dia menegaskan, dalam proses pemeriksaan tersebut tidak hanya Prades di Desa Pasir Kacapi saja, tetapi pihaknya juga akan memanggil pihak terkait lainnya.

"Kita juga akan mintai klarifikasi pihak-pihak terkait lainnya," tegasnya.

Terpisah Kepala Desa Pasir Kacapi, Kecamatan Maja Jamhadi membenarkan, pihaknya telah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Lebak terkait dugaan korupsi anggaran dana desa di Desa Pasir Kecapi.

Baca juga: Gegara Utang Piutang, Kepala Desa di Kecamatan Lebak Wangi Disekap Penculik 20 Hari

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT