ADVERTISEMENT

AP II Ajak Karyawan BUMN Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Senin, 8 Februari 2021 23:55 WIB

Share
AP II Ajak Karyawan BUMN Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - PT Angkasa Pura (AP) II bersama Satgas Bencana Nasional BUMN mengajak para penyitas covid-19 untuk ikut dalam program donor plasma konvalesen dalam membantu penyembuhan pasien yang saat ini masih dalam perawatan.

Direktur Keuangan AP II, Wiweko Probojakti mengatakan terapi plasma konvalesen merupakan salah satu cara efektif dalam proses penyembuhan pasien positif Covid-19.

Dirinya mengatakan, AP II sebagai koordinator wilayah Provinsi Banten bersama dengan 33 BUMN lainnya bekerja sama dengan PMI Kota Tangerang menyelenggarakan donor Plasma Konvalesen untuk membantu warga yang terpapar Covid-19 yang saat ini masih dalam perawatan.

"PMI siap membantu dengan menjemput bola ke kantor BUMN yang karyawannya siap mengikuti donor plasma konvalesen. Sebab cara ini sangat efektif dalam membantu penyembuhan, dan di sisi lain proses vaksinasi juga tetap berjalan," kata Wiweko, di Kantor Unit Pelayanan Laboratorium UTD PMI Kota Tangerang, Senin (8/2/2021). 

Baca juga: Kebutuhan Tidak Sebanding, Ketua PMI DKI Ajak Penyintas Donorkan Plasma Konvalesen

Wiweko menambahkan pada hari ini ada enam orang penyitas yang mengikuti donor plasma konvalesen. Empat orang melaksanakan donor di PMI Kota Tangerang, satu orang di PMI Kabupaten Tangerang dan satu lagi di PMI Kota Tangerang Selatan.

Dirinya mengatakan, kedepannya jumlah penyitas yang mengikuti donor plasma konvalesen ini akan diperbanyak dengan cara para penyitas agar didorong untuk mengikuti program ini. 

"Begitu juga dengan di BUMN lainnya akan kita sosialisasikan sebagai upaya membantu penyembuhan pasien," katanya. 

Baca juga: Aksi Kemanusiaan, Anggota Polda Jatim Donor Plasma Konvalesen Untuk Pasien Covid-19

Sementara, Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengataan penyintas yang ingin melakukan donor plasma konvalesen maka bisa datang ke kantor PMI atau bisa dilakukan sistem jemput bola.

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Yulian Saputra
Editor: Yulian Saputra
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT