TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Antimah, warga Kampung Cariu, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terkena asbes.
Perisitiwa itu dialami Antimah saat rumahnya diterjang angin puting beliung, sekitar pukul 18.15 WIB, Senin (1/2/2021).
Sebelum kejadian, wanita 58 tahun itu sedang duduk di bangku depan rumahnya. Antimah saat itu memang sehabis masak.
"Ibu habis masak dan duduk didepan untuk istirahat. Saya juga berada didepan lagi gendong anak," ujar Halimah, putri dari Antimah saat ditemui Poskota, Selasa (2/1/2021).
Tidak berselang lama, Halimah mengaku, turun hujan disertai angin. Dia sempat mengajak ibunya untuk masuk ke dalam.
Namun, saat hendak masuk, angin puting beliung itu datang dengan cepat menerjang rumah hingga asbes beterbangan dan jatuh tepat di kaki kiri Antimah.
"Saya posisinya sudah masuk dulu ke dalam. Nah ibu baru melangkahkan kaki kanannya, tiba-tiba asbes terbang dan jatuh kena kaki kiri ibu," ungkapnya.
Halimah sempat tidak menyadari bahwa ibunya terkena jatuhan asbes. Sementara Antimah hanya menangis dan merintih kesakitan.
"Saya sadarnya saat melihat darah berceceran didalam. Lalu sontak melihat darah itu berasal dari kaki ibu. Saya istigfar dan membantu ibu untuk duduk didalam," ungkapnya.
Baca juga: Jumlah Rumah yang Diterjang Puting Beliung di Pakuhaji Tangerang Bertambah