Dua Awak Bus Positif Corona, Kepala Upas: Petugas Kenakan APD Level 3 Masih Kena, Ini Bukti Ganasnya Covid-19

Jumat 01 Jan 2021, 06:50 WIB
Dua awak bus sekolah yang dikirim ke wisma atlet. (ist)

Dua awak bus sekolah yang dikirim ke wisma atlet. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Proses evakuasi korban Covid-19 yang hingga kini terus dilakukan pihak Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, membuat dua petugas ikut terpapar virus Corona.

Dua awak Upas diketahui positif Covid-19 hingga harus dievakuasi ke RS Darurat Wisma Atlet, Kamis (31/12/2020). Kepala Upas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan, dua awak busnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 dari hasil uji swab.

Murtadho menyampaikan, saat ini keduanya sudah dievakuasi ke wisma atlet untuk menjalani karantina.

"Keduanya pengemudi khusus bus evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19," katanya, Kamis (31/12).

Baca juga: Bus Upas Tetap Mengevakuasi Warga Terpapar Covid-19 saat Libur Nataru

Dua awak bus yang terkonfirmasi positif ini, kata Ali, menambah jumlah petugasnya yang terpapar Covid-19. Dimana hingga saat ini tercatat 26 awak bus Upas positif Covid-19, meski semuanya berhasil sembuh dan kini sudah bertugas kembali.

"Mudah-mudahan mereka bisa segera sembuh dari Covid-19 ini, amin," ujar Ali.

Ali pun mengingatkan kepada seluruh warga agar terus menjaga kesehatan mereka dan tentunya selalu disiplin protokol kesehatan.

Pasalnya, awak bus saat menjalankan tugas sudah mengenakan alat perlindungan diri (APD) level 3, namun Covid-19 masih tetap bisa menyerang.

"Jadi ini tidak main-main, perlindungan yang super ekstra virus itu tetap menjangkiti petugas," ungkapnya.

Baca juga: Meski Libur Panjang, UPAS Tetap Layani Evakuasi Pasien Covid-19

Ali menambahkan, sebelum dievakuasi ke wisma atlet, kedua awaknya telah menjalani isolasi di ruang khusus isolasi di kantor Upas selama satu hari. Dan kemarin, mereka dikirim guna mendapat penanganan medis agar sembuh lebih cepat.

"Awalnya mereka mengalami gejala ringan, batuk pilek, hilang kemampuan indera penciuman dan perasa. Semoga kondisi mereka tidak memburuk, mohon doanya," tuturnya. (Ifand/tha)


Berita Terkait


News Update