Download E-Paper

Wah, MUI Kali Ini Sependapat dengan Pernyataan Profesor Australia

Rabu, 30 September 2020 - 18:42
Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi.

JAKARTA  - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sependapat dengan pernyataan Profesor Australian National University (ANU), Greg Fealy, bahwa Pemerintah Indonesia tidak ramah terhadap keberagaman dan represif terhadap kaum Islamis.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi di Jakarta, Rabu (30/9). Dia menilai umat Islam sekarang ini merasakan ketidakadilan.

Dia menerangkan umat Islam mengkritik pemerintah dicap sebagai oposisi, padahal kritik tersebut untuk kebaikan bersama, karena kritik yang konstruktif.

Ia mengatakan dalam persoalan hukum juga umat Islam mendapatkan ketidakadilan. Muhyiddin mengataksn umat Islam yang melapor kasus tertentu kepada polisi tidak diproses,  tapi kalau pihak tertentu yang melaporkannya, cepat diprosesnya.

Terkait pernyataan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi yang menyangkal pendapat Greg Fealy, Muhyiddin menjelaskan hal yang wajar kalau dia menyangkal tudingan Greg.

"Wamenag itu kan bagian dari pemerintah, sehingga wajar sangkal pernyataan Profesor Australian National University (ANU), Greg Fealy, bahwa Pemerintah Indonesia tidak ramah terhadap keberagaman dan represif terhadap kaum Islamis."

Menurut Muhyiddin, dirinya setuju dengan pendapat Profesor Australian National University (ANU). Dia juga berharap ke depan pemerintah untuk memperbaiki hubungan baiknya dengan kelompok Islam sebagai stakeholder dari bangsa Indonesia.

Sebab perjuangan umat Islam begitu besar dalam pendirian bangsa ini. Selain itu, kemajuan bangsa Indonesia juga sangat bergantung kepada umat Islam.   (johara/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->