Download E-Paper

Publik Geram, Choi Jong Hoon Hanya Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Sabtu, 26 September 2020 - 12:10
Mantan leader band FT Island, Choi Jong Hoon.(ist)

SEOUL - Kasus kejahatan seksual mantan leader band FT Island, Choi Jong Hoon yang diputus Mahkamah Agung Korea Selatan pada 12 September 2020, mendapat kritik keras warganet, karena hanya dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara. 

Publik menilai, hukuman itu terlalu ringan mengingat kejahatannya yang cukup berat. Choi Jong Hoon bersama empat tersangka lain memerkosa korban yang tengah mabuk secara bergilir pada 2016. 

Tak sekadar melampiaskan hasrat  bejatnya, mantan leader band FT Island itu juga merekam aksi tak bermoral tersebut dan menyebarkannya di platform berbagi pesan daring. Hal lain yang membuat publik geram adalah Choi Jong Hoon dibebastugaskan dari wajib militer (wamil). 

Menurut hukum yang berlaku di Korea Selatan, pria yang dijatuhi hukuman penjara lebih dari 1 tahun dan 6 bulan, akan dibebaskan dari wamil. Alasannya, waktu di dalam penjara dihitung sebagai pengganti masa wamil. 

Kabar itu membuat netizen murka. Mereka menilai, dengan keputusan itu maka Choi Jung Hoon tidak kehilangan apapun dalam hidupnya.

"Choi Jong Hoon dibebaskan dari keharusan wamil selama 1,5 tahun. Jadi pada kenyataannya, ini sama saja dia menjalani satu tahun hukuman di penjara dan memperoleh waktu satu setengah tahun hidupnya," pungkas seorang netizen. (mia/tri)

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->