Download E-Paper

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,75 Kg Asal Malaysia di Selat Malaka

Minggu, 20 September 2020 - 16:42
Sampan pembawa sabu yang  diamankan. (ist) 

JAKARTA - TNI AL  gagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 10,75 Kg yang melalui selat Malaka di Perairan Rupat Utara, Riau, Sabtu (19/09/2020).

Menurut Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI, Abdul Rasyid, pandemi Covid-19 tak akan membuat pihaknya mengendurkan pengawasan terhadap upaya tindakan kejahatan yang masuk melalui perairan Indonesia. 

Dikatakan Abdul Rasyid berdasarkan laporan yang diterimanya pada Jumat Siang (18/9/2020) Pangkalan Lanal Dumai mendapatkan informasi bahwa ada narkoba dari Malaysia yang akan masuk Indonesia.

Berdasarkan laporan tersebut, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan penyekatan dan pengetatan operasi.

"Informasi yang didapat dan upaya operasi yang digelar mendapatkan hasil, pada pukul 17.00 WIB Tim Lanal Dumai melihat perahu yang mencurigakan di Perairan Pulau Rupat menuju ke selatan arah Pulau Bengkalis. Perahu tersebut langsung di lakukan pengejaran, saat didekati terlihat ABK perahu membuang satu bungkus besar ke laut yang diduga barang yang diselundupkan," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020). 

Tidak memerlukan waktu lama dua  pelaku berinisial Z dan S ditangkap bersamaan dengan diamankannya barang selundupan yang di buang kelaut. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan 10 paket yang diduga Sabu.

Terhadap tersebut selanjutnya diuji dan diidentifikasi di Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan dan diperoleh hasil bahwa barang bukti tangkapan Lanal Dumai dipastikan Narkoba, mengandung zat jenis Methamphetamin kandungan NPP Positif (Sabu) berbentuk kristal bening seberat 10,75 Kg yang dikemas dalam 10 bungkus teh kemasan merk China.

Terpisah, Komandan Lantamal I Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso menyampaikan "Perairan Timur Sumatera di sepanjang Selat Malaka masih banyak digunakan sebagai pelintasan penyelundupan Narkotika. 

"Jajaran Lantamal I Belawan beserta Lanal jajarannya akan terus melakukan pengawasan dan melaksankan pemberantasan tindakan penyelundupan narkotika, penyelundupan komoditi dan tindakan illegal lainnya yang berpotensi terjadi. Pelanggaran tersebut sampai dengan saat ini masih tetap terus terjadi walaupun di tengah pendemi Covid-19," pungkasnya. (rizal/ruh)

 

 

 

 

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->