MUI Akan Panggil Dubes Prancis Terkait Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad
Rabu, 2 September 2020 18:08 WIB
Share
Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi. (ist)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan memanggil Duta Besar (Dubes) Prancis di Jakarta, terkait penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad Saw oleh majalah di Prancis, Charlie Hebdo.

"Sama ketika adanya pembakaran Alquran di Swedia MUI juga memanggil dubes-nya di Jakarta," kata Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi yang dihubungi di Jakarta, Rabu (2/9).

Muhyiddin berharap untuk umat Islam Indonesia tidak terpancing dengan provokasi Majalah Charlie Hebdo yang kembali menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad Saw.

"Mereka sedang melakukan provokasi terhadap umat Islam, sama ketika mereka melakukan pembakaran Alquran tidak lain untuk melakukan provokasi agar umat Islam marah," Muhyiddin menandaskan.

Dia menambahkan sekarang ini telah terjadi fobia Islam atau Islamo-Phobia (ketakutan terhadap Islam) di kawasan Eropa, khususnya Eropa Barat karena Islam semakin berkembang di sana.

"Banyak para imigran dari Timur Tengah di banyak negara Eropa, apalagi di Inggris yang berdatangan, sehingga membuat mereka khawatir  dan ketakutan terhadap perkembangan Islam," tutur Muhyiddin.

Selain itu, lanjut Muhyiddin, perkembangan Islam di Eropa juga dibarengi dengan tingkat pendidikan dari generasi ketiga umat Islam yang datang ke Eropa, mereka kalah bersaing dengan umat Islam yang datang ke Eropa tersebut.

Ia menjelaskan kekuatan ekonomi Turki sebagai negara Muslim di Eropa juga menjadi dinilai akan menjadi ancaman bagi negara-negara lain di Eropa. Penerbitan ulang Kartun Nabi Muhammad kiranya untuk provokasi bagi umat Islam.

"Sebab itu, kelompok nasionalis rasialisme dan rasis akan melakukan provokasi untuk memancing umat Islam di Negara Prancis, Swedia, Belgia dan di sejumlah negara Eropa lainnya," papar Muhyiddin.

Seperti diketahui, Majalah satir asal Prancis Charlie Hebdo mengumumkan, Selasa (1/9), edisi khusus majalah ini pada Rabu (2/9) akan memuat 12 kartun Nabi Muhammad di halaman depan. Sebelumnya, 12 gambar tersebut awalnya diterbitkan oleh sebuah harian Denmark pada 2005 dan kemudian dicetak ulang oleh majalah Prancis ini. (johara/win)

Reporter: Winoto
Editor: Yulian Saputra
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler