Download E-Paper

Kamis, Polisi Gelar Rekontruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Rabu, 16 September 2020 - 23:05
Syekh Ali Jaber saat menjalani perawatan di puskesemas setelah ditikam orang tak dikenal. (ist)

JAKARTA - Pihak kepolisian akan menggelar rekontruksi kasus penusukan Ulama Syekh Ali Jaber, Kamis (17/9/2020) besok. Hal tersebut dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Rabu (16/9/2020).

Argo menjelaskan, dalam gelaran rekonstruksi tersebut pihak kepolisian akan menghadirkan tersangka AA untuk memerankan adegan penusukan tersebut.

"Penyidik besok rencananya melakukan rekonstruksi. Sampai saat ini tempat kegiatan masih ada dan kemudian dijaga oleh anggota dan besok rekontruksi," kata Argo.

Dikatakan, dalam rekontruksi itu tersangka nanti akan memperagakan beberapa adegan untuk melengkapi hasil berita acara pemeriksaan (BAP) untuk mensingkronkan dengan fakta yang terjadi di lapangan. 

Sebelumnya, untuk mengusut kasus penusukan ulama Syekh Ali Jaber Mabes Polri mengirim tim medis Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri ke Polda Lampung.

Tim medis tersebut terdiri dari psikiater dan dokter. "Ini merupakan salah satu keseriusan Mabes Polri mengirimkan dokter, psikiater dari Pusdokkes untuk membantu Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin(14/9/2020).

Dikatakan, penyidik Polda Polda Lampung sudah memeriksa 8 saksi terkait peristiwa pebusukan tersebut. Meski disebutkan tersangka, AA memiliki ganguan jiwa, namun polisi menjeratnya dengan dua pasal.

Pasal tersebut adalah Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara 2 tahun. Dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951 tentang membawa senjata tajam tanpa hak dengan ancaman pidana penjara 1 tahun.

Aksi penusukan Syekh Ali Jaber terjadi, pada Minggu (13/9/2020). Saat itu Syekh Ali Jaber mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Tiba-tiba dari arah jamaah tersangka AA lari membawa pisau dan langsung menusuknya.

Sehingga tangan bagian kanan Syekh Ali Jaber terluka sobek. Tersangka AA langsung disergap jamaah yang ada dilokasi. Kemudian ia diamuk lalu diserahkan ke pihak kepolisian.

Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui oleh Syekh Ali Jaber, karena sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, dan sering lihat di TV. (ilham/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->