Download E-Paper

Tarik Rem Hati-hati, Blong!

Selasa, 15 September 2020 - 09:45

“Halo Bapak Ibu,PSBB lagi nih. Pokoknya, setuju nggak setuju ya harus setuju lah. Karena kalaupun nggak setuju, kalau melanggar kana sanksi? Jadi, sebaiknya demi kebaikan bersama, Bapak Ibu harus patuh peraturan tersebut. Ini juga demi kepentingan dan keselamatan bersama. “ Kata sahabat Bang Jalil dari jarak jauh.

“ Ya, tapi masih saja ada yang melanggar, “ kata istri Bang Jalil. “ Begitulah manusia,” kata sahabat. Padahal  yang rugi kan mereka juga. Kena tilang, sanksi yang nggak sedikit,baik duit maupun sosial.

“Padahal kan gampang, hanya pake masker, kalau keluar rumah.Apa susahnya sih?”  kata istri Bang Jalil. “ Betul, Ibu,”  kata sahabat. Dia jga menjelaskan, betapa corona saat ini telah begitu memorakporandakan sendi kehidupan. Oleh sebab itu, kita berharap bisa bersama-sama melawan corona.

“Urusan pake masker aja pada males. Ini kan demi kepentingan kesehatan mereka sendiri?” ujar  sang istri lagi.

Bang Jalil manggut-manggut mendengar komentar sang istri. Memang, begitulah manusia. Senang banget melanggar aturan. “ Habis yang bikin aturan juga pada ribut terus sih?” kata sang istri lagi. “Ibu setuju PSBB dibuka kembali?” “Saya setuju,” jawab sang istri.
“ Saya nggak setuju,” kata Bang Jalil.” Susah cari nafkah.”

"Nafkah urusan Bapak, ibu yang penting ada tiap hari, buat belanja. Soal setuju nggak setuju yang penting, jangan pada anarkis. Apalagi ada yang makar. Tau nggak ongkosnya mahal. Ini untuk biaya corona saja, kita kalangkabut. Ngutang gampang, tinggal tarik rem,tapi kalau remnya blong?  Celaka, deh!  -massoes

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->