Download E-Paper

Bikin Bibit Unggul dengan Pesta Seks Bebas

Senin, 14 September 2020 - 09:45

MASIH  ingatkan pernah ada pejabat yang komentar tentang  kawin kontrak di daerah Puncak, Bogor, Jabar, beberapa waktu silam? Udeh, nggak usah diributin, ambil aja baiknya, siapa tahu kalau punya anak nanti ganteng-ganteng kayak bapakya. “Nanti kan bisa main sinetron,” katanya kalem.

Entah bercanda atau memang sungguhan, nggak tahu deh. Tapi, yang jelas omomgan bapak pejabat negara tertinggi itu dapat komentar dari berbagai pihak yang intinya nggak setuju. Gitu.

Ya, semuanya berlalu begitu saja. Tapi, kini ada kabar yang lebih gila dari Batam. Banyak cewek yang rela tidur sama orang asing, terutama bule agar anaknya ganteng? Bukan sekadar punya anak, tapi juga mereka para cewek ini mengharapkan uang  tunjangan dari bapak biologis anaknya itu. Katanya sih, jumlahnya cukup menggiurkan  sampai Rp10 jutaan per bulan?

Ya, buat wanita yang pengangguran bisa untuk menyambung hidup dengan layak. Tap, sampai kapan itu lelaki bisa diharapkan akan memberi uang sepanjang waktu? Ada kekuatan hukum apa yang mengikat mereka, terutama si lelaki yang sudah jauh di negerinya sana?

Kan banyak cerita bapak yang tega membiarkan anaknya hidup tanpa bantuannya. Padahal pengadilan memutuskan untuk memberi nafkah sang anak tapi tak digubris, malah dia asyik-asyik saja hidup dengan perempuan lain? Ya, nggak tahulah, karena orang  biasanya hanya melihat di awalnya saja. Kelihatannya enak. Padahal hidup ini panjang, dan pikiran orang bisa berubah sewaktu-waktu.  

Jadi sebelum ini telanjur, dan bisa menjadi beban dan masalah yang lebih besar sebaiknya petugas cepat bertindaklah. Itu yang konon namanya pesta seks sama  bule dan wanita lokal, hentikan! Termasuk juga kawin kontrak yang nggak kunjung selesai. Malah kayak jadi bisnis eseks-eseks terselubung? (massoes)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->