Download E-Paper

Pasar Jaya Akui Ada Pedagang Pasar Mayestik Meninggal Gara-gara Covid-19

Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:29
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin. (ist)

JAKARTA - Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin membenarkan bahwa salah seorang pedagang didapati kasus positif Covid-19 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Bahwa salah seorang pedagang boks di lantai semi basement terpapar Covid-19, yang sebelumnya sempat kami nyatakan sebagai hoaks, dengan ini kami nyatakan bahwa berita tersebut adalah benar adanya," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (9/8/2020).

Pedagang tersebut merupakan seorang perempuan yang berdomisili di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Arief menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mencari informasi tentang suami dan anak pedagang tersebut.

"Kondisi suami almarhumah dan anaknya belum dapat diketahui pasti, karena ketika dicoba menghubungi keluarganya belum dapat konfirmasi," ujar Arief.

Sebelumnya, pada Jumat (7/8/2020), sebuah pesan berantai yang mengabarkan tentang seorang pedagang Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, meninggal akibat terinfeksi Covid-19. Pesan tersebut beredar melalui aplikasi WhatsApp.

Disebutkan pula dalam pesan tersebut, pedagang yang meninggal itu biasanya berjualan di lantai dasar Pasar Mayestik. Suami serta anak dari pedagang pasar itu, dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, sebagaimana tertulis dalam aplikasi layanan pesan instan tersebut.

"Sekilas info dr grup sebelah Ibu2 yg jual kotak2 hantaran di LT dasar mayestik barusan meninggal karena covid 19. Suami serta anak nya juga sdg dirawat di RSUD cengkareng. Jadi sebaik nya jangan ke mayestik dulu ya..!!!," demikian isi pesan yang beredar di antara pengguna WhatsApp.

Menanggapi kabar itu, Kepala Pasar Mayestik, Riskan, sempat menyebut temuan kasus positif Covid-19 itu sebagai berita bohong alias hoaks. "Terkait berita itu saya akan beri klarifikasi bahwa itu hoaks. Yang benar adalah bahwa yang meninggal itu pedagang keranjang di lantai semi basement," ujar Riskan, kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020).

"Yang bersangkutan meninggal karena sakit yang sudah menahun dan jauh sebelum Covid-19 (Pembengkakan hati dan flek jantung)," ujar Riskan. (yono/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->