Download E-Paper

Dua Kali Penyerangan Polsek Ciracas, Desember 2018 dan Agustus 2020

Minggu, 30 Agustus 2020 - 06:33
Penyerangan Polsek Ciracas pada 2018.

JAKARTA - Aksi penyerangan Polsek Ciracas yang berlanjut pengerusakan dan pembakaran Sabtu (29/8/2020) merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam dua tahun belakangan ini. Kejadian pertama pada Desember 2018.

Lagi-lagi, permasalahan yang menjadi pemicu itupun sama dan bermula dari kawasan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur.

Bila melihat kerusakan yang timbul dan kondisi lainnya, penyerangan Polsek Ciracas  yang terjadi pada Sabtu (29/8) dinihari tak terlalu parah bila dibandingkan penyerangan pada 2018.

Namun, nbagaimanapun tetap meninggalkan jejak memprihatinkan. Yakni, tindakan brutal oleh pihak yang seharusnya taat pada aturan, dan siapa pun seharusnya taat hukum.

Pada penyerangan Polsek Ciracas kali ini ada empat unit mobil yang dibakar kelompok massa. Sementara pada Senin 11 Desember 2018, sedikitnya ada tujuh mobil yang rusak. 

Dan pada tahun 2018 lalu juga, Kapolsek Ciracas yang kala itu dijabat Kompol Agus Widar ikut menjadi korban. Pria tersebut babak belur dihajar kelompok massa dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Bahkan sembilan unit mobil termasuk mobil dinas TNI juga ikut dirusak.

Tak hanya itu, kendaraan milik warga juga ikut dirusak kelompok massa yang kala itu jumlahnya lebih banyak. Bahkan, hampir sebagian kantor polisi itu juga dilalap api. Mulai dari ruang SPK, ruang Kapolsek, ruang pelayanan SKCK dibakar. 

Meski kali ini ruangan yang ada di Polsek tak sempat dibakar, karena hanya dirusak, diharapkan kejadian ini tak kembali terulang. Pasalnya, atas kejadian itu, bukan hanya polisi yang menjadi korban, masyarakat juga takut atas tindakan yang brutal itu. (Ifand/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->