Download E-Paper

Kabar Terkini Gedung DPRD DKI, Setelah Hampir Sebulan Lockdown Corona

Senin, 24 Agustus 2020 - 13:55
Gedung DPRD DKI. (yono)

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang mengatakan, hingga hari ini, Senin (24/8/2020), gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI masih ditutup alias lockdown.

Pria yang akrab dipanggil Dame menjelaskan, terkait dengan pembukaan kembali Gedung DPRD tersebut, menunggu arahan dari Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

"Jadi nanti Pak Ketua mau ke kantor, nanti nunggu arahan Pak Ketua aja, apa besok sudah mulai dibuka atau umpamanya kapan lagi," ucap Dame, saat dihubungi wartawan, Senin (24/8/2020).

Dame menyampaikan, saat ini belum ada penjadwalan kembali bagi anggota dewan untuk dilakukan tes swab virus corona atau Covid-19. Dirinya mempersilakan, bagi anggota dewan yang akan melakukan tes swab secara mandiri.

"Ya terserah mereka (tes swab mandiri), kalau misalnya mau di-swab pakai fasilitas kantor kita fasilitasi. Sudah, dari minggu kemarin kan sudah banyak dari anggota dewan yang di-swab," pungkas Dame.

Dame menyampaikan, dari hasil tes swab yang difasilitasi DPRD DKI, semua anggota dewan dan staf menunjukan hasil negatif virus corona. "Negatif semua (jadi tes swab Covid-19)," ujarnya.

Seperti diketahui, Gedung DPRD DKI sudah ditutup sejak Rabu (29/7/2020) lalu, setelah ditemukannya kasus positif yaitu salah satu anggota dewan dan staf dewan.

Pada Senin (3/8/2020), ketua DPRD DKI Prasetyo Edi kembali menerbitkan surat perpanjangan penutupan hingga 9 Agustus, namun hingga saat ini gedung DPRD di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum kembali dibuka.

Selama ditutup seluruh area gedung DPRD DKI disemprot disinfektan. Penutupan tersebut merupakan kali ke dua setelah sebelumnya 14 Juli lalu, gedung DPRD DKI juga ditutup akibat salah satu staf dewan positif corona. (yono/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->