Download E-Paper

40 Jiwa Korban Kebakaran di Pondok Kopi Terpaksa Tidur di Tenda Pengungsian

Senin, 17 Agustus 2020 - 08:00
Sudin Sosial Jakarta Timur yang langsung mengirim bantuan untuk korban kebakaran. (Ist)

JAKARTA –  Kebakaran yang melanda pemukiman dan warung di Jalan Rawa Bahagia, RW 07, Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, menyisakan duka yang mendalam. Pasalnya, 40 jiwa  terpaksa  harus tinggal di tenda pengungsi.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan tempat  pengugsian bagi  40 jiwa korban kebakaran.

"Data sementara ada 40 jiwa dari delapan kepala keluarga yang mengungsi di sekitar area rumah warga di Jalan Pondok Kopi Ujung," katanya, Senin (17/8).

Tenda yang dibangun di area salah satu rumah warga RT 02 akan terus didirikan selama masa tanggap darurat bencana atau tujuh hari. Namun, berdirinya tenda bisa diperpanjang bila warga masih membutuhkan posko pengungsian. "Di tenda itu juga kami siapkan kebutuhan makanan korban kebakaran, ada nasi boks yang dimasak di dapur umum," ujarnya.

Dikatakan Abdul, selain mendirikan tenda, pihaknya juga menyerahkan 20 lembar matras, 18 lembar tikar, 18 lembar selimut, dan dua lembar terpal. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPBD DKI untuk memenuhi kebutuhan sandang korban yang ada di posko.

"Untuk bantuan tadi sudah diserahkan ke Ketua RT 02, yang akan langsung mendistribusikan. Kami juga masih berkordinasi untuo posko kesehatan yang akan disediakan dari pihak Puskesmas," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat terjadi di Jalan Rawa Bahagia, RW 07, Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (16/8). Api dengan cepatnya melahap warung sembako, warung Tegal (Warteg), toko mebel, dan ruko

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran tersebut terjadi menjelang Magrib. Dengan seketika api langsung menyambar empat bangunan yang ada. "Yang terbakar warung sembako, Warteg, toko mebel, dan ruko. Untuk asal api darimana belum diketahui," katanya, Minggu (16/8). (Ifand/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->