Download E-Paper

Lonjakan Kasus Positif Covid-19 Kembali Terjadi, Lewati Angka 2000

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:42
Dewi Nur Aisyah, Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan.

JAKARTA  - Lonjakan kasus baru positif Covid-19 yang melewati angka 2.000 orang terjadi pada Kamis (13/8). Itu menunjukkan penularan virus corona masih terjadi di tengah masyarakat.
       Berdasarkan data yang masuk hingga Kamis ada penambahan sebanyak  2.098 kasus baru, sehingga total keseluruhan mereka yang positif menjadi 132.816 orang.
          Selain itu, data yang berasal dari satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga menunjukkan ada penambahan pasien sembuh sebanyak 1.760 orang per hari Kamis (13/8), sehingga menjadi 87.558 pasien sembuh.
      Mereka yang meninggal dunia akibat positif Covid-19 dalam periode 12 - 13 Agustus 2020, tercatat ada 65 pasien Covid-19 yang tutup usia.  Penambahan itu menyebabkan total ada 5.968 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia.
     Sedangkan Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Dewi Nur Aisyah menjelaskan bahwa lebih dari 50 persen Kabupaten/Kota di Indonesia berada di bawah rata-rata kasus aktif dan kematian pada tingkat dunia.
       Dewi memaparkan sebanyak 280 atau sebesar 54,47 persen kabupaten/kota di Indonesia berada di bawah rata-rata kasus aktif di dunia yang saat ini berada di angka 31,5 persen.
        “Kita bandingkan dengan rata-rata di dunia, ini ternyata 54,47 persen Kabupaten/kota yang ada di Indonesia, atau kurang lebih berjumlah 280, ini ternyata di bawah rata-rata kasus aktifnya dunia. Rata-rata dunia untuk kasus aktif saat ini adalah 31,5 persen,” tutur Dewi saat di Media Center Satgas Nasional, Jakarta, Rabu sore (12/8).
        Namun di balik pencapaian tersebut, terdapat 9 kabupaten/kota yang masih memiliki jumlah kasus aktif di atas 1000, di antaranya adalah Jakarta Barat, Kota Surabaya, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Medan, Kota Makassar, Kota Semarang, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.
       Dewi menegaskan bahwa 9 kabupaten/kota tersebut perlu diberi perhatian ekstra agar dapat menurunkan angka kasus aktif di daerahnya.
       Menutup dialog, Dewi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan kasus aktif dan kematian serta meningkatkan angka kesembuhan  dari positif covid-19 dengan  memutus mata rantai penularan.
        "Semakin kita mulai beraktifitas maka kita juga punya tanggung jawab untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin dimanapun juga. Meningkatkan pelayanan kesehatan, memastikan sumber daya manusianya cukup, masyarakat juga bisa menjaga daya tahan tubuh, makan makanan bergizi, olahraga yang teratur, dan istirahat yang cukup,” tutupnya. (johara/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->