Download E-Paper

Rapid Test Reaktif, Ibu dan Bayi yang Hebohkan Warga Jatipulo Diisolasi

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:53
Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto di Polsek Palmerah, Jakarta Barat.(firda)

JAKARTA - Kehebohan yang dibuat oleh D (20) tak hanya sampai skenario 'penemuan bayi perempuan' saja.

Lagi-lagi perempuan tersebut membuat heboh sekaligus miris lantaran dirinya dan sang bayi yang baru berusia beberapa hari itu reaktif Covid-19, usai menjalani rapid test di Puskesmas Palmerah.

Kini, keduanya tengah menjalani isolasi di Puskesmas Palmerah, sambil menunggu hasil swab test yang telah mereka ikuti.

"Sekarang sambil menunggu hasil swab test, bayi sama ibunya dirawat di puskesmas karena sama-sama reaktif," ujar Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2020).

Guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, anggota keluarga D juga mengikuti swab test tersebut. Kemudian para warga RT 01 RW 08 Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, diimbau agar melakukan isolasi mandiri. Pasalnya saat penemuan bayi itu, para warga ramai ke rumah D. Padahal lokasi rumah D berada di gang yang cukup sempit.

"Karena kan lokasi permukiman di sana memang padat penduduk," ucap Supriyanto.

Untuk diketahui, warga RW 08 Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, dikejutkan dengan penemuan bayi di depan rumah salah seorang warga pada Minggu pagi (9/8/2020). Belakangan diketahui, bayi itu merupakan cucu dari pemilik rumah tersebut.

Diduga karena malu hamil di luar nikah, D (20), akhirnya berpura-pura menemukan bayi dan membohongi orangtuanya soal penemuan bayi itu di depan rumah. Padahal, bayi perempuan dengan berat 2,5 kilogram itu merupakan anak kandung perempuan tersebut. (firda/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->