Download E-Paper

Firasat Orang Tua Sebelum Remaja 17 Tahun Itu Tewas Dikeroyok

Selasa, 11 Agustus 2020 - 00:36
Ucapan duka atas meninggalnya Tajri.

JAKARTA –  Soal kematian remaja 17 tahun, Tajri Anhar,  yang tewas diduga karena dibacok saat dia dikeroyok di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, orang tua korban mengaku sudah mendapat firasat.

Menurut orang tua korban, Senin (10/8/2020)., Syarif Efendi (55), saat ditemui di rumah duka, di kawasan Jl. Puri Mutiara II, Cilandak, Jakarta Selatan, anaknya saat itu pergi dengan temannya. Sebelumb itu ia mimpi dan seperti firasat buruk.

Tentang kondisi pelajar kelas X SMA Negeri 29 Kebayoran Lama Jakarta Selatan, ini dikabarkan oleh teman korban karena pihaknya telah mendapatkan kabar mengalami luka dibacok.

“Saya dikabari temannya bahwa anak saya terluka benda tajam, dan temannya waktu itu membawa motor Honda Beat warna putih sampai berlumuran darah motornya akibat darah anak saya,” ungkap Syarif.

Menurut dia, sang anak akhirnya meninggal di RS Sutoyo Bintaro, Jaksel, lantaran pendarahan akibat lukannya. “Ya kami diberi tahu pendarahan dari pihak RS, dan sepeda motor juga kami dikabari kepolisian,” tutur Syarif.

Mimpi ketemu kepala manusia
Syarif mengaku,  sebelumnya ia mendapatkan firasat tak enak terhadap putra ke empat dari empat bersaudara ini. “Tiga hari sebelum kejadian saya bermimpi ketemu kepala utuh manusia dibungkus plastik warna putih apa ini saya coba tiup tidak  keluar,” tukas Syarif.

Dia kemudian sadar bahwa itu hanyalah mimpi namun dirinya sampai takbir tiga kali hingga istri menanyakan kenapa.”Saya takbir tiga kali Allah Akbar… Allahu Akbar.. Allahu Akbar… istri saya tanya kenapa pak. Mungkin ini firasat saya dan ternyata ini musibah buat saya,” papar Syarif.

Dirinya berharap kepada kepolisian menyelidiki kasusnya terhadap anaknya hingga menangkap pelaku penusukan anaknya. “Saya serahkan semua kepada kepolisian,“ imbuhnya.

Sebelumnya Seorang remaja 17 tahun tewas diduga dikeroyok dan dibacok dengan senjata tajam di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

 Korban diketahui bernama Tajri, warga Puri Mutiara Barat II, Cilandak, Jakarta Barat, pengeroyokan tersebut baru diketahui petugas kepolisian Senin (10/8/2020).

 Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, kejadian tersebut ternyata sejak Sabtu (8/8/2020) pk. 03:00 kemarin

“Kejadian Sabtu kemarin, pihak keluarga belum laporan resmi kejadian tersebut masih didalami, karena rekan-rekan korban belum terbuka,” ungkap kasat reskrim dikonfirmasi Senin (10/8/2020). (adji/M1)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->