Download E-Paper

Mengungsi, Ratusan Warga Korban Kebakaran di Menteng Butuh Bantuan

Rabu, 08 Juli 2020 - 09:45
Warga korban kebakaran di posko pengungsian. (adji)

JAKARTA - Ratusan warga Kelurahan Menteng, Setiabudi, Jaksel, kini harus jadi pengungsi. Di tengah lilitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, rumah dan tempat usaha mereka luluh lantak dimangsa si jago merah.

Puluhan rumah dan puluhan toko mebel di Jalan Minangkabau Barat No. 60 RT 01/01 Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, diamuk api, Senin (7/7/2020). Akibatnya, 60 kepala keluarga atau sekitar 200 warga harus kehilangan tempat tinggal.

Korban kebakaran kini mengungsi ke Kampus STIE Muhammadiyah dan Gedung Vicky Sianipar Center. Seorang warga stres, sedangkan satu lainnya pingsan. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Baca jugaKebakaran Hanguskan 40 Bangunan di Jalan Minangkabau, 200 Warga jadi Korban

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10:00 WIB. Kobaran api membuat warga sekitar panik. Mereka mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api masih terus membesar dan merembet ke sejumlah bangunan rumah warga di sekitarnya. Tiupan angin membuat api semakin cepat berkobar.

Kebakaran di Jalan Minangkabau, Setiabudi, Jaksel. (adji)

Sebanyak 13 unit pemadam kebakaran dengan 83 personel petugas pemadam dikerahkan. Warga pun turut membantu petugas dengan memegang selang air pemadam. Setelah berjibaku selama berjam-jam akhirnya api berhasil dipadamkan.

KORSLETING

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Herbert Plider Lomba Gaol menyebut setidaknya ada 40 bangunan yang terbakar. Warga yang terdampak sekitar 200 orang atau 60 KK. Penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik.

“Ya arus pendek listrik dari salah satu kios. Untuk korban jiwa tidak ada,” terang Kasudin. Penyebab kebakaran tengah ditangani Polsek Setiabudi.

Baca juga200 Warga Korban Kebakaran di Setiabudi Ngungsi, Ada yang Stres dan Pingsan

Camat Setiabudi, Sri Yuliani mengatakan seorang warga mengalami depresi melihat bangunan tempat tinggalnya terbakar. Sementara satu warga lainnya pingsan karena kehabisan oksigen saat membantu memadamkan api.

Sri Yuliani menambahkan pihaknya telah memberikan sejumlah bantuan kepada korban kebakaran. Di antaranya 100 boks makanan, 1.100 nasi bungkus, 50 matras dan pakaian layak pakai. Meski begitu mereka masih butuh bantuan lainnya. Sementara ini korban kebakaran masih ditampung di dua lokasi penampungan. (adji/ta/ird/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->