Download E-Paper

Aplikator Ojek Online Dibuka Kembali, Mulai Boleh Angkut Penumpang di Depok

Rabu, 08 Juli 2020 - 05:50

DEPOK - Walikota Depok M. Idris melakukan fakta integritas pemberlakukan kembali aplikator ojek online untuk dapat menarik penumpang kembali di Depok.

"Hari ini kita melakukan penandatangan fakta integritas aplikator ojek online dengan disaksikan Kadishub Dadang Wihana, Kasat Lantas Kompol Erwin Aras Genda, dan perwakilan aplikator ojek online," ujar Walikota Depok M. Idris kepada Poskota
di kantor Dinas Perhubungan, Kali Mulya, Cilodong Kota Depok, Selasa (7/7) sore.

Para driver ojek online di Depok, lanjut M.Idris, mulai sore ini sudah bisa kembali mengangkut penumpang, tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

"Para driver wajib mentaati protokol kesehatan Covid-19 sesuai dalam isi dari fakta integritas yaitu penumpang wajib menggunakan helm sendiri lalu disemprotkan disenfektan sendiri ojol dan menggunakan penutup kepala sekali pakai,"katanya.

Kendati demikian lanjut Idris ada ketentuan yang mesti dipatuhi para driver ojol di Depok yaitu ada beberapa wilayah tertentu yang tidak dibuka dalam pengambilan penumpang.

"Ada lima zona yang tidak boleh mengantar penumpang, yaitu lima Kampung Siaga Covid-19 indikator masih zona merah," tuturnya.

Kadishub Kota Depok Dadang Wihana menambahkan terhitung sore ini para ojek online khusus Depok sudah mulai bisa mengangkut penumpang.

"Kegiatan pengambilan penumpang ini akan dilakukan evaluasi setiap dua minggu tepatnya tanggal 15. Pengemudi diwajibkan selain menggunakan penyediaan penyekat khusus antar penumpang," tambahnya.

Sanksi bagi ojol yang ada yang melanggar, lanjut Dadang, pemberian sanksi sesuai Perwal yaitu lisan, tertulis, hingga saspen hukuman.

Humas Grab Depok Bersatu, Wawan mengatakan menyambut senang atas telah diberlakukan kembali aplikator untuk mengangkut penumpang setelah selama PSBB tidak bisa.

"Semua ojek online khususnya Grab di Depok menyambut baik kabar gembira ini. Karena selama tidak mengangkut penumpang dan hanya mengantarkan barang atau makanan pendapatan menurun,"tambahnya.

Wawan berharap kedepannya masa proses dua minggu setelah diaktifkan aplikator angkut penumpang ini dapat berjalan baik dan tidak ada pengemudi yang melanggar,"tuturnya. (Angga/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->