Uang Buat Mesum di Hotel Ketimbang Beli Susu Anak

Jumat, 3 Juli 2020 07:30 WIB

Share

SEBAGAI ibu rumah tangga, otak Ny. Kamti (28), benar-benar koplak. Punya uang untuk beli susu anak merasa sayang. Giliran untuk membiayai PIL-nya royal banget. Skandal ini segera terbongkar di sebuah hotel Kepu Jakpus, sementara Ny. Kamti dan Saidi (32), PIL-nya diperiksa polisi Polsek Kemayoran atas laporan Ridwan.

Ada ungkapan lama yang mengatakan, betapapun buas itu macan, tak bakalan makan anak sendiri. Dalam peradaban manusia juga begitu.

Tapi di sana-sini banyak juga oknum ibu rumah tangga yang tega pada anak sendiri, demi memanjakan kekasih gelapnya. Begitulah resikonya, bila seorang wanita telah menganggap seks sebagai panglima.

Kamti – Ridwan (34), adalah pasangan muda yang lumayan sukses di Jakarta. Dua-duanya punya penghasilan sendiri, sehingga Kamti tak terlalu mengandalkan uang pemberian suami.

Untuk kebutuhan sehari-hari bisa dari penghasilan istri, sementara gaji suami disimpan di bank. Realokasi anggaran baru terjadi manakala terjadi krisis ekonomi macam Corona dewasa ini.

Ekonomi keluarga Kemayoran yang tak punya macan ini, tak sampai ngedrop amat di musim Covid-19 ini. Mereka tetap punya pemasukan meski tak sebanyak di masa normal.

Cuma celakanya, Ridwan tak menyadari bahwa di rumah tanggannya diam-diam masuk lelaki lain dengan target mengakuisisi istrinya, Kamti.

Lelaki lain itu bernama Saidi, sosok pengangguran tapi mampu membahagiakan urusan dalam istri Ridwan ini. Di luar pengawasan suaminya, diam-diam keduanya suka kencan di hotel dengan biaya tanggungan Ny. Kamtini.

Jadi ironis sekali, kan? Sementara Pak RW di mana-mana bagi sembako, ibu beranak satu ini justru bagi-bagikan “bakpao” pada lelaki lain di hotel.

Kenapa Kamti tega mengkhianati suami? Masalahnya klasik bro, Ridwan ini hanya menang tongkrongan, tapi “tangkringan”-nya sangat mengecewakan. Suami sudah merasa puas, sedangkan istri sama sekali belum.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler