Download E-Paper

Juventus Juara, Pelatih Maurizio Sarri Jadi Korban Perayaan

Senin, 27 Juli 2020 - 17:10

ITALIA - Juventus langsung menggelar pesta perayaan gelar setelah dipastikan menjadi scudetto (juara) usai menekuk Samproria 2-0 di Stadion Allianz, Senin (27/7/20) dini hari WIB.

Meski terlihat hambar tanpa hadirnya para suporter, namun keceriaan dari para penggawa tim berjuluk Si Nyonya Tua itu tetap terlihat selama perayaan di ruang ganti.

Seperti dilansir laman resmi klub, pelatih Maurizio Sarri bahkan menjadi korban keisengan para pemain. Padahal sejak awal dia sudah berusaha menghindari hal itu dengan berlari meninggalkan lapangan.

"Saya meninggalkan lapangan karena saya berusaha menghindari seember air yang terlempar ke saya. Tapi saya akhirnya tidak berhasil melarikan diri," kata Sarri, dikutip, Football-Italia. 

Sukses ini sekaligus menobatkan Sarri sebagai pelatih tertua dalam sejarah Serie A yang mempersembahkan scudetto di usia 61 lewat enam bulan. Ini menjadi gelar Serie A Juventus yang kesembilan kalinya secara beruntun. Sukses ini juga sekaligus kian mendominasi pelatih lokal yang mampu meraih scudetto dalam satu dekade terakhir. 

Di ruang ganti, tak ada lagi kesempatan Sarri untuk lari dari keisengan para pemain. Dia hanya bisa pasrah ketika anak asuhnya melampiaskan kebahagiaan menjadi juara.

 Adalah bek sayap Juventus, Juan Cuadrado yang tertangkap kamera mengubah wajah Sarri sampai berwarna putih dengan krim.

Tak hanya dirinya, Dybala dan lainnya juga tampak membuat Sarri kewalahan. Suasana di sekitarnya juga tampak penuh ceria sembari mengucapkan kata-kata juara dan dinyanyikan.

Sementara itu,  dalam video lainnya terlihat penggawa Juventus merayakan scudetto dengan berjingkrak-jingkrak, bernyanyi, sambil menyemburkan minuman sampanye. Cristiano Ronaldo pun hanyut dalam kegembiraan itu.

Ronaldo sendiri menjadi salah satu penentu kemenangan Juventus atas Sampdoria di Stadion Allianz. Bomber asal Portugal itu sukses membuka keunggulan Juventus lewat golnya di menit ke-45, sebelum dilengkapi Federico Bernardeschi pada menit ke-67. 

Dengan tambahan tiga angka itu, Juventus sudah dipastikan tidak mungkin lengser dari pucuk klasemen di dua laga sisa. Dengan total 83 poin, Juventus unggul tujuh angka dari Inter Milan di posisi kedua.

Dari hasil lainnya, Brescia susul SPAL ke jurang degradasi setelah tidak mungkin keluar dari zona merah usai kalah 1-2 dari Parma. Kemudian Bologna kalahkan Lecce 3-2, Cagliari menyerah 0-1 dari Udinese, AS Roma kalahkan Fiorentina 2-1, SPAL ditahan Torino 1-1, dan Hellas Verona kalah 1-5 dari Lazio. (junius/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->