Download E-Paper

Positif Covid-19, Lurah Wijaya Kusuma Bujuk 7 Warganya Agar Mau Diisolasi

Rabu, 22 Juli 2020 - 22:34
Imbauan penggunaan masker di wilayah RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

JAKARTA - Sebanyak 19 warga RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang positif Covid-19, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

Kemudian tiga warga lainnya yang positif Covid-19 telah menjalani isolasi mandiri. Diperbolehkannya ketiga warga ini menjalankan isolasi mandiri dikarenakan rumah meraka dinilai layak oleh pihak Puskesmas.
 
Sedangkan tujuh warga lainnya hingga kini masih dibujuk oleh pihak RW untuk menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet. Hal itu diungkapkan RW05 Muhammad Basri ditemui di lingkungan RT01, RW05, Wijaya Kusuma, Rabu (22/7/2020).
 
"Namun ada tujuh warga positif Covid-19 yang kami bujuk agar mau diisolasi ke RSD Wisma Atlet karena rumahnya tidak memadai untuk isolasi," ujar Basri ditemui di Kantor Sekretariat RW 05 Wijaya Kusuma, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2020).
 
Dikatakan, mayoritas warga yang positif Covid-19 merupakan kasus konfirmasi tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Bagi warga yang positif Covid-19 namun tanpa gejala diperbolehkan menjalani isolasi mandiri.
 
Tetapi tempat tinggal mereka harus dinilai layak oleh pihak puskesmas. Namun karena kawasan tersebut merupakan kawasan padat penduduk, maka tak sedikit rumah yang dinilai tak memadai untuk dijadikan tempat isolasi mandiri.
 
"Jadi kalaupun mau isolasi mandiri dilihat dulu keadaan rumah layak atau tidak. Sedangkan disini banyaknya hanya rumah petak sehingga tidak memungkinkan," jelas Basri.
 
Oleh karena itu, hanya ada tiga warga saja yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan 26 warga lainnya harus menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet.
 
Sayangnya, sebanyak tujuh warga yang positif Covid-19, enggan dibawa ke RSD Wisma Atlet. Pihak RW pun masih melakukan pendekatan agar ketujuh warga ini mau dievakuasi.
 
"Jadi sampai saat ini kami masih bujuk agar tujuh warga yang positif mau dibawa," ucap Basri. 
 
Sementara itu Lurah Wijaya Kusuma Novi Indria Sari menyebut, pihaknya telah memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjalani isolasi Covid-19 di rumah sakit.
 
"Kami sudah kasih Bansos untuk keluarga yang dirawat di RS Wisma Atlet. Sembako itu isinya ada beeras, ada minyak, ada mie instan, ada biskuit, untuk makanan sehari-sehari," kata Novi.
 
Untuk diketahui, sebanyak 29 warga RT 001 dan RT 002 RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terpapar Covid-19. Alhasil, wilayah tersebut menjadi kluster baru kasus Covid-19 di Kelurahan Wijaya Kusuma.

Guna mencegah penyebaran Covid-19 di kawasan tersebut semakin meluas, kawasan RT 001 dan RT 002 RW 05 pun diisolasi sementara.

"Untuk RT 001 dan RT 002, kita sudah koordinasi dengan pak RT/RW menutup jalur keluar masuk, ditutup dan dijaga. Protokol kesehatan, pengecekan suhu badan, penyediaan cuci tangan pakai sabun, kemudian pakai masker. Warga juga dilarang keluar masuk RT 001, RT 002 itu," terang Novi. 
 
Adapun kluster Covid-19 di wilayah tersebut dapat terlacak pasca satu warganya terpapar Covid-19 pekan lalu. Sehingga pada Jumat (17/7/2020), pihak Kelurahan Wijaya Kusuma melakukan swab test massal terhadap 94 warga RT 001 dan RT 002 RW 05 Wijaya Kusuma, Jakarta Barat. (firda/fs)
 
 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->