Sudah Diterapkan Dua Hari, Masih Ada Pedagang Gunakan Kantong Plastik di Pasar Kopro
Kamis, 2 Juli 2020 12:40 WIB
Share
Kumalasari, salah seorang pembeli di Pasar Kopro.(firda)

JAKARTA –  Pelarangan penggunaan kantong plastik telah diberlakukan terhitung sejak 1 Juli 2020, dengan keluarnya Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Berdasarkan pantauan poskota, masih banyak pembeli di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Jakarta Barat, yang membawa barang belanjaannya dengan menggunakan kantong plastik. Sejumlah pedagang juga masih menyediakan kantong plastik.

Padahal, spanduk dan stand banner berisikan larangan penggunaan kantong plastik sudah terpasang di pintu masuk dan area Pasar Kopro. Tetapi masih ada saja yang membandel.

Salah satu penjual sayur, Ratih, mengatakan, dirinya masih menyediakan kantong plastik lantaran para pembeli juga masih banyak yang tidak membawa kantong belanja sendiri. Sehingga, mau tidak mau Ia menyediakan kantong plastik kepada para pembeli tersebut.

"Sebenarnya sih saya malah seneng kalau engga harus menyediakan kantong plastik lagi, jadi pengeluaran berkurang. Tapi kesadaran masyarakat masih kurang, dari tadi cuma beberapa pembeli yang bawa kantong belanja sendiri," ujar Ratih ditemui di lokasi, Kamis (2/7/2020).

Untuk mengakali agar penggunaan kantong plastik dapat diminimalisir, Ia pun hanya memberikan satu kantong plastik untuk satu pembeli.

"Kalau dulu kan satu macam belanjaan satu kantong plastik, sekarang mereka belanja empat macam aja saya gabungin di satu kantong plastik. Supaya mereka juga sadar untuk membawa kantong belanjaan sendiri," kata Ratih.

Senada dengan Ratih, penjual bumbu dapur, Rahmat, mengaku masih menyediakan kantong plastik karena masih ada saja pembeli yang tak membawa kantong belanjaan.

"Karena mereka ada juga yang engga bawa kantong belanjaan sendiri walaupun banyak juga yang udah bawa (kantong belanja). Tapi kalau engga kita sediain, nanti repot juga mereka bawa belanjaannya gimana. Jadi ya kita tetap sediakan," ucap Rahmat.

Sementara itu seorang pembeli yang tampak membawa belanjaannya dengan kantong plastik, Kumalasari, menyebut dirinya dadakan berbelanja ke pasar Kopro ini. Sehingga tidak membawa kantong belanja miliknya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler