Download E-Paper

Cerita Korban Kebakaran di Pasar Dangdut, 'Tinggal Punya Baju yang Nempel di Badan'

Selasa, 30 Juni 2020 - 21:39
Kebakaran di dekat Pasar Dangdut, Jalan Pendongkelan Baru, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. (firda)

JAKARTA - Kebakaran di pemukiman padat penduduk, tepatnya di dekat Pasar Dangdut, Jalan Pendongkelan Baru, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, hanya menyisakan puing.

Tanah seluas 5.000 meter persegi itu tampak rata dengan tanah. Nyaris seluruh bangunan terbakar tak bersisa. Hanya tampak beberapa kerangka rumah semi permanen yang telah lapuk dan beberapa seng sebagai atap rumah terlihat terhampar di lokasi kebakaran.

Tak jauh dari lokasi kebakaran, terdapat beberapa rumah yang selamat dari jilatan si jago merah. Salah satu rumah yang selamat dari kebakaran ialah rumah Zaenudin (42). Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, dirinya tengah di depan rumah menikmati sore hari.

Berjarak sekitar 50 meter dari teras rumahnya, percikan api mulai terlihat dan menyambar ke bangunan lainnya yang berada di sisi kiri dan kanan bangunan. Zaenudin mengatakan, sumber api itu berasal dari sebuah lapak plastik yang kebetulan tengah ditinggal oleh pemilik dan pekerjanya.

"Tiba-tiba ada api, percikan api. Kemudian karena angin juga, apinya menyambar cepat banget. Saya pun langsung menyelamatkan diri dan keluarga," ujar Zaenudin ditemui di depan rumahnya, Selasa (30/6/2020).

Meskipun rumahnya selamat dari terkaman si jago merah, namun rumah orang tuanya yang berada persis di sebelah sumber api, hangus terbakar. Barang-barang pun tak ada yang dapat diselamatkan. "Itu rumah orang tua saya di samping situ yang terbakar, enggak ada yang sempat diselamatkan. Tinggal punya baju yang nempel di badan," ungkapnya.

Ia menduga, kebakaran kemarin sore terjadi akibat korsleting listrik di sebuah lapak plastik. Kebetulan, saat kejadian itu tak ada orang di dalam lapak tersebut. Pasalnya, pekerja yang menjaga lapak juga sedang pergi. 

Kondisi semakin parah lantaran angin kencang yang berembus di sekitar lokasi. Belum lagi minimnya air di sekitar lokasi untuk warga bisa memadamkan api.

"Kami berusaha memadamkan api sebisanya. Tapi air juga sedikit, kali airnya kering sedangkan listrik mati, jadi air yang ada cuma sedikit," kata Zaenudin.

Sekitar 20 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran pun datang setelah warga melaporkan insiden kebakaran tersebut. Akibat kebakaran itu, ratusan Kepala Keluarga (KK) pun harus kehilangan tempat tinggal.

Mereka kebanyakan memilih tidur dan berdiam di dekat puing-puing kebakaran. Beberapa memilih tinggal di rumah sanak saudara. Hanya beberapa yang memilih tinggal di posko yang disediakan.

"Yang gelar tikar dekat lokasi juga banyak. Tapi posko ada di depan," ucap Zaenudin.

Baca jugaPuluhan Rumah di Jalan Pasar Dangdut Cengkareng Ludes Terbakar

Untuk diketahui, ratusan rumah di dekat Pasar Dangdut, Jalan Pendongkelan Baru, Cengkareng, Jakarta Barat, hangus terbakar.

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan, kebakaran itu menyebabkan rumah dan lapak plastik hangus terbakar. Adapun banyaknya barang mudah terbakar sehingga menyebabkan kebakaran yang terjadi cukup besar.

"Objek yang terbakar itu ada lapak plastik, PVC, kardus, dan sekitar 195 Rumah tinggal serta 4 unit mobil," ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

"Diduga warga membakar sampah di dekat gudang lapak sehingga terjadi kebakaran," sambungnya.

Ia mengungkapkan, kebakaran itu setidaknya menghanguskan obyek bangunan seluas 5.000 meter persegi. Dengan kerugian materi mencapai miliyaran rupiah. "Estimasi kerugian kurang lebih Rp2,5 miliar," kata Eko. (firda/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->