Download E-Paper

109 Warga Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Pasar Dangdut

Selasa, 30 Juni 2020 - 22:55
Kondisi pasca kebakaran di sekitar Pasar Dangdut, Jalan Pendongkelan Baru, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. (firda)

JAKARTA - Kebakaran pemukiman warga di sekitar Pasar Dangdut, Jalan Pedongkelan Baru, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, menghanguskan 23 rumah. Sebanyak 109 warga terpaksa mengungsi.

Rambat, Ketua RT setempat, mengatakan kebakaran itu bermula dari percikan api di sebuah rumah yang juga merupakan lapak plastik. Api dengan cepat menyambar ke puluhan bangunan di sekitarnya yang didominasi rumah semi permanen.

"Total ada 109 jiwa yang terdampak kebakaran. Sebagian mengungsi di posko pengungsian, sebagian mengungsi di rumah saudara," kata Rambat ditemui di lokasi kebakaran, Selasa (30/6/2020).

Baca jugaCerita Korban Kebakaran di Pasar Dangdut, 'Tinggal Punya Baju yang Nempel di Badan

Ia bersyukur, sejumlah bantuan di antaranya sembako, tikar, dan selimut sudah diberikan. Berbagai bantuan itu antara lain datang dari Baznas DKI Jakarta, BPBD DKI Jakarta dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Tadi sudah dapat bantuan makanan instan dan makanan siap saji. Kalau bantuan baju ada dari warga sekitar," imbuh Rambat.

Ketua RT 001, RW14, Cengkareng Timur, Rambat ditemui di lokasi kebakaran Selasa (30/6/2020). (firda)

Ketua RT 001/RW14, Cengkareng Timur, Rambat, ditemui di lokasi kebakaran, Selasa (30/6/2020). (firda)

Peristiwa kebakaran itu berlangsung, Senin (29/6/2020) sekitar pukul 16.30. Zaenudin (42), warga mengatakan, warga sempat bergotong royong memadamkan api sebelum petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakbar datang. 

Baca jugaPuluhan Rumah di Jalan Pasar Dangdut Cengkareng Ludes Terbakar

Namun, si jago merah terlalu sulit mereka jinakkan hingga akhirnya keburu menyambar ke puluhan rumah di permukiman padat penduduk itu. "Kami berusaha memadamkan api sebisanya. Tapi air juga sedikit, kali airnya kering, sedangkan listrik mati, jadi air yang ada cuma sedikit," kata Zaenudin. (firda/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->