Download E-Paper

Jajaran Tiga Pilar di Jakarta Barat Bahas Persiapan New Normal

Rabu, 03 Juni 2020 - 02:30
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru (kanan), Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi (tengah), Dandim 0503/JB Kolonel Kav. Valian Wicaksono (kiri), bersama para tokoh agama, di Gedung Siti Maryam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

JAKARTA - Jajaran tiga pilar Jakarta Barat menggelar pertemuan bersama dengan para pengelola pusat perbelanjaan, pihak stasiun, terminal, hingga tokoh agama, guna membahas SOP pengamanan menjelang penerapan new normal, di Gedung Siti Maryam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

 
Dalam pertemuan itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru mengatakan, jajaran tiga pilar dan pihak terkait membahas soal kesiapan mereka menghadapi new normal. Terutama di pusat keramaian seperti pasar, dan terminal.
 
Namun hingga kini, new normal belum diketahui kapan akan diterapkan. Di Jakarta, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan berakhir pada 4 Juni 2020 jika tidak ada perpanjangan kembali.
 
"Jadi nanti di setiap tempat keramaian kita menyiapkan konsep protokol kesehatannya masing-masing," ujar Audie ditemui di lokasi, Selasa (2/6/2020).
 
Dalam penerapan new normal nantinya, para pengelola pusat keramaian diminta tetap mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19. Seperti wajib menggunakan masker, menyediakan tempat mencuci tangan, mengecek suhu para pengunjunh, serta diterapkannya social distancing.
 
Tak hanya itu saja, para pengelola pusat keramaian juga diminta untuk memiliki prosedur evakuasi apabila terjadi kondisi darurat.
 
"Mulai dari pengecekan suhu tubuh sampai kepada detailnya bagaimana emergency. Ketika kita contohkan di dalam mal itu ada yang jatuh bagaimana penangananya, bagaimana jalur evakuasinya, menuju rumah sakitnya," jelas Audie.
 
Nantinya, tiap-tiap pusat keramaian juga akan dijaga oleh personel TNI - Polri selama masa new normal diterapkan.
 
Sementara itu ditemui di lokasi yang sama, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi meminta agar warganya tetap mematuhi PSBB selama aturan tersebut masih berlaku. Dirinya pun mengakui belum mengetahui apakah PSBB di DKI Jakarta akan diperpanjang atau tidak.
 
Namun Ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi ayuran PSBB yang telah berlaku, seperti membatasi aktivitas di luar rumah, melaksanakan ibadah di rumah dan mengikuti protokol kesehatan.
 
"Saat ini masih berlaku PSBB sampai tanggal empat Juni. Jadi sekarang kalau ditanya kasarnya gimana, ya sesuai ketentuan PSBB sampai tanggal empat. Nanti kita lihat," tandas Rustam. (firda)
 
 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->