Download E-Paper

Buruk Dia Punya "Burung" Kok Bini Dituduh Punya PIL

Kamis, 18 Juni 2020 - 12:07

IDULADHA masih 1,5 bulan lagi, tapi Hendi (40), sudah sibuk cari kambing hitam. Bagaimana tidak? Sebetulnya “burung” dia sendiri yang buruk kwalitas, lha kok istrinya yang dipersalahkan, dituduh memiliki PIL. Apa hubungannya? Wong gagal hubungan intim kok istri yang digebuki.

Dalam kehidupan rumah tangga, ombyokan lelaki yang mau menang sendiri. Jelas-jelas suami yang bersalah, tapi yang dipersalahkan tetap bini. Ada istri yang terima ngalah, tapi banyak pula istri yang berani melawan kedzaliman suami tersebut. Jika begini halnya, pasti rame tuh. Suami istri bisa berantem di ranjang gara-gara urusan ranjang pula.

Hendi warga Citeureup Bogor, belakangan menderita penyakit turun bero atau bahasa kedokterannya hernia. Kalau orang Betawi menyebutnya kondor. Ironisnya, meski punya penyakit kondor, tapi urusan ranjang tak mau kendor, maunya tiap minggu harus nyosor. Padahal kondisi pisik suami yang demikian, menjadikan istri kehilangan selera.

Tahukah penyakit hernia itu penyebabnya? Hernia adalah penyakit keturunan. Jika bapak kondor, kemungkinan anak lelakinya nanti juga akan kondor. Jika olahraga terlalu diforsir, tahu-tahu usus turun dan masuk ke kandung kemaluan atau sicocak rowo-nya Didi Kempot. Ini bikin lelaki jadi sulit bergerak. Sebab mau jalan ada beban tambahan, untung saja nggak ditarik biaya bagasi.

Kondisi Hendi seperti itu. Ke mana-mana dia pakai hem batik, sehingga baju atas tak perlu dimasukkan. Mau pakai sarung terus juga ribet, nanti dikira kaum sarungan, sedangkan Hendi bukan orang NU. Padahal andaikan WS Rendra masih ada, Hendi punya peluang masuk Bengkel Teater dan ikut pementasan drama “Mastodon dan Burung Kondor.”

Celakanya, meski kondisi fisik semacam itu, untuk urusan kebutuhan biologis Hendi masih minta pelayanan rutin. Padahal sebetulnya gara-gara kondisi penyakit suami Ny. Mimih (35) jadi kurang selera. Tapi karena kewajiban dan tak mau mengecewakan suami tetap dilayani juga.

Tapi apa lacur, antara keinginan dan kemampuan tak berbanding lurus. Si burung kondor yang tanpa mastodon ini tak bisa menunaikan tugas mulia sebagai suami, alias dalam kondisi impoten. Dan begitulah lelaki, dalam kondisi demikian kemudian Hendi malah menuduh istrinya yang suka main selingkuh. “Habis kamu suka selingkuh sih,” tuduh Hendi tiba-tiba.

Tentu saja Mimih tersinggung. Sudah jadi ibu rumah tangga yang baik, tiap hari di rumah saja gara-gara Covid-19, kok enak saja menuduhnya punya PIL. Maka gentian dia mengomeli suami. Hendi dimaki-maki sebagai lelaki tak tahu diri. Wong dia yang lemah syahwat kok istri dipersalahkan.

Nah, Hendi tersinggung berat dimaki-maki istrinya. Maka tinjunya pun melayang, sampai kemudian jadi urusan polisi dengan tuduhan KDRT, Untung saja Mimih kemudian memaafkan, sehingga si “mastodon” dari Citeureup itu tak perlu ditahan dan kemudian masuk penjara.

Kasihan, mau jadi si burung merak burung sendiri tak mampu bergerak. (dc/gunarso ts)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->