Download E-Paper

ACT Gandeng Ojol Salurkan Sejuta Paket Bantuan Sembako

Jumat, 08 Mei 2020 - 01:15
Pengemudi Gaspol Jek siap antar bantuan jutaan kg beras dari ACT ke warga terdampak Covid-19 di Depok (ist)

DEPOK - Aksi kemanusiaan membantu warga terdampak virus Corona (Covid-19) dijalankan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan menggandeng aplikasi ojek online (ojol) ''Gaspol Jek' di Depok.

Direktor of Strategic Development ACT, Rizky Wihardi mengatakan pihaknya menggunakan jasa salah satu operator transportasi online di Indonesia tersebut untuk dapat menyalurkan 1 juta paket bantuan sosial kepada masyarakat Jabodetabek.

"Bantuan yang diberikan berupa seberat 5 kg beras dikhususkan bagi warga yang terdampak Covid-19,"ujarnya, Kamis (7/5/2020).

Rizki mengungkapkan alasan dipercayanya Gaspol Jek dalam program kemanusiaan ini karena ACT ingin mengajak sebanyak-banyak mitra driver, untuk bersama-sama terlibat dalam misi kebaikan di program Jakarta Care Line.

“ACT melihat ada potensi besar dan berkah jika berkolaborasi dengan Gaspol Jek, perusahaan milik lokal yang secara spirit juga visinya sama, yaitu menghadirkan kesempatan kerja untuk sebanyak-banyaknya masyarakat,” ungkapnya.

Paling tidak, disebutkan Rizki, teknis pembagian penyaluran sistem jemput bola untuk perhari akan ada 10.000 paket bantuan sosial dengan diantarkan langsung ke pengemudi Gaspol Jek rumah warga di Jabodetabek. Pengemudi Gaspol Jek akan mengambil paket sembako dari lokasi drop point dan mengirimkannya ke alamat penerima, berdasarkan data yang diberikan oleh ACT.

Dalam proses pengiriman, lanjut Rizki Pengemudi Gaspol Jek akan memastikan kemasan paket baik dan layak untuk mencegah kerusakan. Setiap paket yang terkirim, para mitra pengemudi akan memberikan laporan berupa foto penerima dan foto kopi KTP penerima.

Humas Gaspol Jek, Bona Manulang mengatakan, pihaknya penyiapkan 650 pengemudi setiap harinya yang akan menyebar le seluruh wilayah di Jabodetabek. “kami yang akan datang door to door ke rumah-rumah sesuai data, hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Bona, untuk biaya pengiriman, para penerima tak perlu khawatir, sebab biaya pengiriman ditanggung ACT. Dalam menjalankan tugasnya, para pengemudi Gaspol Jek menerapkan standar prosedur operasional standar (SOP) khusus, termasuk contactless delivery.

"Massa pandemi Covid-19 ini kita mengajurkan driver untuk tetap menggunakan masker dan sarung tangan serta tetap jaga jarak melakukan disinfeksi kendaraan. Selain itu mitra pengemudi juga tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit," tutupnya. (angga/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->