Download E-Paper

DPD RI Minta BNPB Masukan Kurikulum Kebencanaan Non Alam

Senin, 04 Mei 2020 - 16:14
Anggota DPD RI, Fahira Idris. (ist)

JAKARTA – Anggota DPD RI, Fahira Idris meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memasukkan kurikulum kebencanaan non alam. Seperti virus Covid-19 atau Corona yang tengah mewabah saat ini.     

Fahira Idris mengungkapkan, secara geologis, geomorfologis dan geografis, Indonesia merupakan negara rawan bencana. "Hari pendidikan nasional yang kita peringati kemarin (2/5) di tengah pandemi Covid-19 idealnya menjadi momentum penting bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan para pemangku kepentingan lain untuk segera merealisasikan kurikulum pendidikan kebencanaan baik alam maupun nonalam terutama wabah, Fahira Idris di Jakarta, Senin (4/5/2020). 

Menurut Fahira, tantangan umat manusia dan bangsa di dunia ke depan semakin besar. "Selain menanamkan pengetahuan dan wawasan, poin penting dari pendidikan kebencanaan adalah agar generasi penerus bangsa ini mampu berpikir dan bertindak cepat, tepat, dan akurat saat menghadapi bencana baik alam maupun nonalam," katanya.

 Ia mengatakan, poin penting lainnya yang hendak dituju adalah membangun sikap empati terhadap korban bencana. "Atau mereka yang terserang wabah penyakit sehingga sigap membantu dan punya kemampuan menggalang solidaritas,” pungkas Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini.(rizal/ruh)

 

 

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->