Download E-Paper

Pemuda 24 Tahun Nekat Gantung Diri di SD, Diduga Depresi Karena Tekanan Ekonomi

Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:15
Ilustrasi.

JAKARTA - Diduga akibat tekanan ekonomi, pemuda 24 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Korban ditemukan tewas dengan jeratan tambang terhubung ke plafon sekolah SDN 03 Pagi, Karang Anyar, Sawah Besar,Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2020).

Deris Riana, penjaga sekolah mengatakan, penemuan mayat pria asal Wonosobo, Jawa Tengah ini ketika dirinya tengah memeriksa kondisi semua kelas. Ia kemudian terkejut saat memeriksa salah satu kelas di lantai 3 karena tampak pria memakai baju warna abu-abu tengah tertidur dalam posisi telungkup.

"Saya pikir dia tidur lalu tak deketin terus mau saya balikkan ternyata ada jeratan tali tambang," ucap Deris.

Bahkan plafon sekolah tersebut juga jebol. Di tempat itu korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Belum diketahui pasti penyebab bunuh dirinya korban, "Tapi saya menduga bisa jadi karena ekonomi. Saya sendiri juga tidak tahu itu masuk ke sekolah bagaimana caranya dan nekat gantung diri," ucapnya.

Kanit Polsek Sawah Besar, Iptu Wildan saat dihubungi mengaku akan mengecek kejadian adanya gantung diri tersebut. "Belum ada laporan ke saya, nanti saya kabari," kata Wildan singkat saat dihubungi. (wandi/ys) 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->