Download E-Paper

Tersangka MS Unggah Video Mesum Mirip Artis Syahrini Karena Benci dan Motif Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:40
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Dir Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu, serta tersangka MS (baju orange). (ilham)

JAKARTA –  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka MS penyebar video mesum mirip artis Syahrini, motifnya berlatar belakang kebencian dan ekonomi.

"Tersangka MS benci kepada Syahrini karena ia merupakan fans salah satu publik figur lainnya. Pelaku menuduh korban Syahrini mengambil atau merebut orang terdekat publik figur itu," kata Yusri, Kamis (28/5/2020). 

Dikatakan, publik figur yang digemari tersangka, kebetulan sempat ada masalah dengan Syahrini. "Soal ini sudah banyak beredar. Dan Syahrini ini dianggap pelaku, telah merebut orang dekat publik figur yang digemarinya.Jadi timbul kebencian dan untuk membalaskan sakit hati publik figur, yang dia ngefans itu," ucap Yusri.

Baca Juga: MS Ditetapkan Polda Metro Jaya Sebagai Tersangka Penyebar Video Mesum Mirip Syahrini

Yusri juga memastikan tersangka tidak disuruh oleh orang lain atau oleh publik figur yang digemarinya, dalam kasus ini. "Apakah pelaku disuruh oleh publik figur yang digemarinya itu. Tidak," tukasnya.

Kemudian untuk motif ekonomi, tersangka ingin memperbanyak followers akun instagramnya @danunyinyir99, sehingga tersangka diendorse oleh banyak pihak dan dibayar.

Polisi menyita buku rekening bank milik tersangka. Karena dari barang bukti itu diketahui bahwa pelaku memiliki motif ekonomi. 

"Pelaku berupaya meraih followers sebanyak-banyaknya. Karena pelaku ini, sebagai ibu rumah tangga, mencari uang dengan akun instagramnya. Untuk diendorse oleh pihak lain yang membayar pelaku jika memposting produk jualan mereka," jelas Yusri.

Subdit Siber Krim Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya masih memburu satu tersangka lain pemilik akun @rumpi.manja.official, yang dibeli dari M pada 2019 lalu. Dari hasil penyelidikan polisi kini mengejar pelaku tersebut di daerah Bali. (ilham/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->