Download E-Paper

DPR: Tindak Tegas Mafia Yang Bikin Harga Sembako Tinggi

Sabtu, 23 Mei 2020 - 15:00
Andi Akmal Pasluddin (rizal)

JAKARTA  - Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin  mengatakan, pemerintah harus tindak tegas mafia yang membuat tingginya harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

"Pemerintah yang berjanji memberikan ketersediaan stok pangan dan kestabilan harganya hingga Lebaran. Namun pada kenyataannya, kurang dari 5 lebaran, segala macam komoditas pangan mengalami kekacauan, baik stok ketersediaan maupun harga retail di lapangan," kata politisi PKS ini, Sabtu (23/5/2020).

Harga-harga pangan kini  mengalami kenaikan, seperti Gula Pasir, Gula Merah, Beras, Bawang Merah dan Telor. Padahal, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian minggu lalu, (13/5/2020)  memastikan stok bahan pangan aman dan harga bakal senantiasa stabil sampai Hari Raya Idul Fitri.

Akmal menambahkan, komoditas gula ini banyak sekali keanehan yang terjadi di negeri ini. Yang pertama, ada pengalihan 250.000 ton gula yang seharusnya untuk industri makanan dan minuman menjadi gula konsumsi rumah tangga. Dari sini menurutnya, sudah ada yang tidak beres dari kebijakan gula.

Ia mengatakan,  lenyapnya 67.000 ton gula rafinasi dalam waktu 2 hari saja sejak diumumkannya ketersediaan gula rafinasi di produsen sebanyak 160 ribu ton oleh Kementerian Perdagangan, menjadi 93 ribu ton.

"Pemerintah mesti tuntaskan dan mengusut persoalan gula ini. Keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Harus dipastikan, ini persoalannya ada di manajemen pengelolaannya, atau ada segelintir oknum yang mencoba memburu rente dari buruknya keadaan," ujar Akmal. (rizal/ta)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->