Download E-Paper

Gorok Istri Pakai Gergaji Lalu Tewas Terjun Bebas

Minggu, 17 Mei 2020 - 07:20

KOK makin banyak saja orang bersumbu pendek di bulan Ramadhan ya. Hanya dengar kabar istri selingkuh, Toiful (37), dari Malang (Jatim) tega gergaji leher istrinya, Maryanti (34).

Istri masih bisa diselamatkan, tapi Toiful yang terjun bebas dari lantai atas rumahnya tewas setelah dibawa ke Rumah Sakit.

Bulan puasa harus banyak menahan amarah, melatih kesabaran. Orang yang biasanya bermental sumbu pendek,  di bulan suci ini tolong sumbunya disambunglah, biar panjangan sedikit. Sebab Kanjeng Nabi sudah mengingatkan lewat haditsnya, “Banyak orang puasa yang hanya memperoleh haus dan lapar saja.”

Nah, umat Nabi yang puasanya hanya beroleh lapar dan haus saja itu salah satunya Toiful, warga Singosari, Malang. Dia memang punya karakter pemarah, mungkin keturunan Ken Arok raja Singosari di abad ke-12.

Bedanya adalah, Ken Arok emosian gara-gara keris Empu Gandring, sedangkan Toiful gara-gara “keris” dalam sarungnya dapat saingan keris lain (PIL) yang dipuja-puja istrinya, Maryanti.

Orang bersumbu pendek bawaannya memang curiga melulu. Semua gerak-gerik istrinya dinilai tendensius bin misterius. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini kan mustinya mengekang amarah. Tahu sumbunya makin pendek, ya beli lagilah. Masak, beli masker satu boks mampu, beli sumbu tidak mampu.

Belum lama ini Toiful dapat kabar selentingan bahwa istrinya punya WIL. Tentu saja dia kaget sekali, masak sih bulan-bulan puasa begini berselingkuh ria. Tapi dia sendiri kemudian juga lupa bahwa sedang puasa. Sebab mendadak naik pitam dan mencari istrinya, untuk diajak tabayun.

Begitu ketemu istrinya, Maryanti langsung didonder soal hubungannya dengan pria lain itu. Tentu saja istri menolak tuduhan tidak berdasar itu. Untuk menyatakan seseorang jadi tersangka, kan harus ada dua alat bukti yang cukup. “Mana buktinya kalau saya selingkuh? Tunjukkan!” sergah Maryanti.

“Alah, namanya maling mana ada yang ngaku.” Begitu jawab Toiful. Dia langsung ambil gergaji, bukan mau potong kayu, tapi hendak memotong leher istrinya. Tahu-tahu istri dipiting dan digorok seperti papan saja laiknya, grok ogrok ogrok…..

Maryanti sempat berteriak dan penduduk berdatangan. Tapi Toiful lari ke lantai atas rumahnya. Bagaikan Gatutkaca dia meloncat wush……bukan melesat ke angkasa biru, tapi terjerembab  jatuh ke lantai. Dia masih bisa bangun dan dengan langkah sempoyongan dia ngumpet di rumah tetangga.

Sementara Maryanti dilarikan ke RSUD Saiful Anwar Malang, Toiful yang nampaknya tidak apa-apa itu juga dilarikan ke RS yang sama, sebab dia kemudian merasa pusing-pusing dan muntah. Tapi belum sampai di ruang UGD Toiful sudah meninggal duluan. Kemungkinan mengalami gegar otak.

Mau terjun mestinya pakai parasut dong ah! (jpnn/gunarso ts)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->