Download E-Paper

Terpukau oleh Perilaku Anak Buah, Pengusaha Hotel dan Restoran ini Mantap jadi Mualaf

Kamis, 14 Mei 2020 - 09:33
Owen Susanto Salim, pengusaha hotel dan restoran memutuskan jadi mualaf usai takjub melihat perilaku anak buahnya. (ist)

MEMILIKI usaha hotel dan restoran, Owen Susanto Salim banyak mempekerjakan karyawan mayoritas beragama Islam. Seiring dengan interaksi rutin, Owen, demikian bapak satu anak ini akrab disapa, dirinya mengaku hidayah untuk memeluk agama Islam pun muncul lantaran kerap melihat perilaku anak buahnya, terutama saat menjalankan ibadah salat. 

Hati saya langsung tergerak, bergejolak saat melihat mereka," ujarnya saat ditemui Poskota.id, belum lama ini.

Ketika itu, setiap kali Owen melihat anak buahnya selesai salat mereka terlihat tenang, adem dan nyaman. "Saya melihatnya indah dan damai," ujar Owen yang memiliki usaha hotel dan restoran di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara ini.

Kejadian itu berlangsung pada 2018, selanjutnya Owen mulai mencari-cari informasi seputar agama Islam baik melalui pegawainya maupun lewat internet.

Kemudian melalui seorang ustaz asal Kalimantan kenalannya, Owen resmi memeluk agama Islam di sebuah masjid di daerah Kelapa Gading.

"Dibimbing beliau saya lancar membaca dua kalimat syahadat, surat al-Fatihah dan sholawat nabi," paparnya.

Sejak itu, Owen mulai menjalankan ibadah seperti salat dan mengaji. "Sampai sekarang saya masih dibimbing teman-teman (pegawai), seperti salat dan bacaan-bacaannya. Saya masih berusaha menjalankan setiap ibadah yang diwajibkan agama Islam," katanya lagi.

KELUARGA

Owen lahir dari keluarga nasrani. Kendati demikian Owen dan keluarganya, terutama orang tua, cukup demokratis ketika Owen mengutarakan kalau dirinya memeluk agama Islam.

"Orang tua baik-baik saja, ayah saya bilang urusan agama silakan masing-masing jalani jangan sampai memutuskan persaudaraan," ungkapnya. 

Dirinya juga sangat bersyukur dengan apa yang sudah dijalaninya saat ini. "Keluarga tak hanya mendukung urusan bisnis, tapi juga soal keyakinan atau agama. Saya sangat bersyukur dan semoga istiqomah dengan apa yang saya jalani."

Selain disibukkan dengan usahanya, Owen juga aktif sebagai mitra kepolisian sebagai anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Kelapa Gading Timur. “Saya bergabung dengan pokdar sejak 2017 lalu. Atas kemauan dan inisiatif sendiri,” tutur putra kedua pasangan Hendra Susanto dan almarhumah Yovitasari ini.

Minat bergabung anggota pokdar tercetus saat pria asal Surabaya ini mulai menjejakkan kakinya di Jakarta usai lulus kuliah dan bekerja sebagai karyawan hotel. "Tempat saya bekerja di wilayah Kelapa Gading, salah satu daerah di Jakarta Utara yang punya potensi gangguan kamtibmas cukup lumayan," ucapnya.

Gangguan kamtibmas yang dimaksud di antaranya pencurian kendaraan bermotor, perampokan, narkoba dan street crime alias kejahatan jalanan. "Sementara jumlah personel di polsek sangat terbatas. Ini yang membuat saya tergerak berpartisipasi menjaga keamaman," kata pria sarjana komunikasi ini. (yahya/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->