Download E-Paper

Kapolsek Walantaka Dicopot dari Jabatannya Gegara Timbulkan Kerumunan

Kamis, 03 Desember 2020 - 20:43
Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto saat pimpin sertijab Kapolsek Walantaka di Mapolres Serang Kota, Kamis (3/11/2020). (ist)

SERANG - Buntut pertandingan sepak bola antar kampung memperebutkan "Kerbau Cup" yang mengundang kerumunan massa, AKP Kasmuri dicopot dari jabatan Kapolsek Walantaka dan digantikan AKP Sudibyo.

Acara serahterima jabatan dipimpin langsung Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto di Mapolres Serang Kota, Kamis (03/11/2020).

"Sertijab bisa kapan saja, bisa kepada siapa saja. Itu mungkin ada pertimbangan, keputusan kewenangannya ada di Polda Banten. Mungkin ada evaluasi terkait itu (kerumunan di turnamen sepakbola)," katanya kepada wartawan usai sertijab.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 Minta Seluruh Kepala Daerah Melarang Kegiatan yang Timbulkan Kerumunan

Ia menjelaskan, kewenangan pergantian jabatan merupakan kewenangan Polda Banten, Pihaknya hanya menjalankan tugas.

"Jadi untuk kejadian kerumunan tentunya semua kendali satgas, Polisi termasuk di dalamnya, ada unsur Pemkot dan Dandim," jelasnya.

Ia menegaskan, Polres Serang Kota tidak memiliki kewenangan untuk izin kegiatan yang mengundang massa. Semuanya berpusat pada satgas percepatan penanganan Covid-19 Kota Serang.

Baca juga: Kapolres Metro Depok Gelar Sertijab Kapolsek Limo

Kapolres berharap, kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan tidak terjadi lagi di wilayah hukum Polres Serang Kota. Kejadian yang sudah terjadi akan dievaluasi agar tidak terulang.

"Tentunya ini perhatian dari kita, evaluasi bagi kita dan tìdak berharap ini terjadi kembali di wilayah Serang Kota. Masa pandemi ini tetap patuhi protokol kesehatan. Upaya tindakan himbauan, upaya kepada masyarakat jadi semakin disiplin. Sehingga bisa mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Serang," ungkap Yunus.

Di tempat yang sama, Kapolsek Walantaka yang baru dilantik, AKP Sudibyo mengaku tidak mengetahui jelas alasan utama dari pergantian Kapolsek Walantaka. Namun, kemungkinan karena turnamen sepakbola kerbau cup yang menimbulkan kerumunan.

"Saya hanya melaksanakan perintah pimpinan yang memberi amanah menjadi Kapolsek Walantaka. Permasalahan Kapolsek yang lama kurang begitu jelas, mungkin karena adanya pertandingan sepakbola yang mengakibatkan kerumunan massa," paparnya.

Baca juga: Kapolda Metro & Jabar Dicopot karena Tak Tegakkan Prokes, Ini Kata IPW

Untuk diketahui, turnamen sepak bola antar kampung memperebutkab Kerbau Cup digelar di lapangan Gelora Graha Cibogo, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (2/11/2020).

Ribuan warga memadati pertandingan sepak bola tanpa jaga jarak. Bahkan, untuk melihat pertandingan, sebagian warga memanjat pohon, menaiki genteng perumahan Graha Cibogo dan berdiri diatas kendaraan roda dua.

Disamping itu juga, ibu-ibu yang menggendong balita tanpa memakai masker turut hadir untuk menikmati hiburan sepak bola yang di bintangi oleh pemain yang berasal dari luar kota bahkan luar negeri.

Disisi lain, pertandingan itu tidak dikawal ketat oleh aparat kepolisian ataupun Satpol-PP Kota Serang. Spanduk di tempat karcis yang bertuliskan himbauan mematuhi protokol kesehatan tidak diindahkan oleh para penonton. (haryono/tha)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->