AS (46), LY (34) dan HS (40) diciduk di pintu masuk Stasiun KA Senen, Jakarta Pusat, Minggu (20/12/20) dini hari.
Para pelaku memanfaatkan celah jasa rapid test di luar stasiun Senen ketika loket yang berada di dalam stasiun telah tutup.
Seperti diketahui, syarat bagi penumpang kereta api harus melakukan rapid test. Namun rapid test antibodi dapat dilakukan di instansi layanan kesehatan lainnya, tidak harus di stasiun. Nantinya, berkas hasil rapid non reaktif wajib dibawa saat akan melakukan perjalanan kereta api.
Adanya peraturan tersebut, dimanfaatkan para pelaku untuk menawarkan jasa hasil rapid test dan mengantarkan calon penumpang ke klinik tertentu.
Para pelaku menawarkan hasil rapid tes tanpa dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan harga tergolong murah. (deny/ruh)