Bertani Jadi Langkah Produktif di Tengah Pandemi

Rabu, 2 Desember 2020 19:47 WIB

Share
Pertanian perkotaan tanaman hidroponik rumah kaca Kelurahan Sunter Agung. (Ist/humas)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia, tak seharusnya menghentikan kreativitas masyarakatnya. Khusus kepada warga yang tinggal di DKI Jakarta.

Mereka diajak untuk bisa terus berkarya dalam bentuk apapun, selama itu bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Ajakan untuk terus berkarya, digaungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program menjaga ketahanan pangan untuk pengembangan usaha pertanian padi. Program tersebut, akan mendorong kreativitas untuk menghadirkan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, kreativitas menjadi kunci dari semua kegiatan di masa pandemi ini. Terutama, karena Provinsi DKI Jakarta dihadapkan pada kondisi keterbatasan lahan untuk pertanian.

Baca juga: Hijaukan Lingkungan, Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Rumah Kaca Pertanian Hidroponik

Bagi dia, kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan TNI Angkatan Udara untuk mengelola secara bersama lahan sawah seluas 6,2 hektare yang berlokasi di dalam area Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta Timur, menjadi bukti kreativitas untuk pertanian.  

“Ini menjadi bukti bentuk perhatian, kesungguhan, dan keuletan para petani di lahan persawahan di sini,” ucap dia.

Agar pengembangan usaha pertanian yang mencakup area di Lanud HLP tersebut, Pemprov memberikan bantuan dan pembinaan kepada para petani, agar dapat produksi secara optimal, hingga menghasilkan sendiri benih padi.

Menurut dia, kolaborasi untuk sektor pertanian di DKI Jakarta menjadi sangat penting untuk saat itu. Penyebabnya, karena areal persawahan padi saat ini sudah semakin terbatas. Bahkan, yang tersisa saat ini luasnya tak lebih dari 414 ha.

Baca juga: 

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler