Download E-Paper

Seorang Pelajar Luka Bacok Saat Tawuran di Bojonggede

Rabu, 18 November 2020 - 11:11
Anggota Binmas Kelurahan Pabuaran menolong pelajar menjadi korban dalam tawuran di Bojonggede (angga)

BOGOR – Seorang pelajar SMA kritis terkena bacokan senjata tajam dari kelompok pelajar lain saat tawuran di Jalan Raya Bojonggede - Citayam depan Gang Merpati Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (17/11/2020) petang. 

Korban Akbar Pratama (16), pelajar kelas 2 SMA di Depok, warga Pancoran Mas, terluka bacok di bagian lengan sebelah kiri, ditolong anggota patroli dibantu anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Pabuaran yang sedang melakukan observasi wilayah. 

Kapolsek Bojonggede Kompol Supriyadi mengatakan kondisi korban saat ini sudah ditangan tim medis IGD RS Citama Pabuaran. 

Baca juga: MS Meninggal dalam Tawuran Pelajar di Depok, Ibunya Syok Pingsan Berkali-kali

"Pada waktu anggota patroli bersama bhabinkamtibmas sedang melakukan observasi pengamanan wilayah melihat ada tawuran dibantu warga berhasil membubarkan. Namun di TKP ada satu korban roboh bersama temannya langsung ditolong dibawa ke rumah sakit dan nyawanya tertolong, " ujarnya, Rabu (18/11/2020) pagi. 

Mantan Kapolsek Sukmajaya ini menuturkan kelompok pelajar yang tawuran dari dua sekolah swasta berbeda asal Depok dan Bogor. 

"Tawuran yang dilakukan oleh dua kelompok pelajar SMA ini divideokan setelah itu share ke media sosial, " katanya. 

Baca juga: Anggota DPR Soroti Maraknya Tawuran Pelajar di Tengah Pandemi Covid-19 di Depok

Masa pandemi lanjut Kompol Supriyadi segala kegiatan sekolah masih belum ada kegiatan belajar mengajar di sekolah. 

"Pengakuan korban kelompok mereka janjian tawuran melalui media sosial. Alasan karena jenuh tidak pernah masuk sekolah buat mengisi kesibukan setelah berbulan-bulan daring belajarnya, " paparnya. 

Dari peristiwa itu, Kompol Supriyadi telah meminta satu orang saksi yaitu teman korban sendiri. 

Baca juga: Tawuran Pelajar di Bekasi Satu Orang Tewas, 8 Pelaku Ditangkap

"Pihak keluarga tidak menginginkan membuat laporan dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut atau melanjutkan kasusnya diatas kertas tanda tangan bermaterai, " pungkasnya. (angga/tri) 

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->