Download E-Paper

Realisasi Anggaran Baru 70 Persen, Menhub Optimis Akhir Desember Sesuai Target

Selasa, 17 November 2020 - 17:20
Menhub Budi Karya Sumadi.

JAKARTA - Dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku optimis pada akhir Desember 2020, realisasi anggaran bisa mencapai 95,80 persen atau Rp33,89 Triliun dari total pagu anggaran Rp35,38 Triliun. Untuk saat ini realisasi anggaran baru 70 persen.

"Kami optimis akhir Desember 2020 kinerja keuangan Kementerian Perhubungan akan mencapai angka yang ditargetkan yaitu 95,80 persen atau sebesar Rp 33,89 T," jelas Menhub di Gedung Nusantara DPR Jakarta, Selasa (17/11/2020). 

Adapun Rapat Kerja kali ini membahas agenda “Evaluasi Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2020 Kementerian Perhubungan dan Penyampaian Laporan Hasil Kunjungan Kerja Reses dan Spesifik Komisi V DPR RI Tahun 2020 ke Kementerian Perhubungan" 

Dilaporkan, per 16 November 2020, realisasi penyerapan APBN Tahun Anggaran 2020 Kementerian Perhubungan baru mencapai 70,72 persen atau Rp25,02 Triliun.

Sementara, berdasarkan prognosa Rencana Penarikan Dana bulan November dan Desember, pada akhir November angka tersebut akan mencapai target sebesar 76,14 persen atau sebesar Rp26,94 T. 

Menhub Budi merincikan, realisasi menurut jenis belanja adalah Belanja Pegawai dari pagu sebesar Rp 3,57 T telah terealisasi Rp 3,15 T ; Belanja Barang dari pagu sebesar Rp. 12,80 T telah terealisasi Rp 9,35 T ; Belanja Modal dari pagu sebesar Rp. 19,0 T telah terealisasi Rp 12,50 T.

Untuk mempercepat realisasi penyerapan TA 2020, Menhub Budi menyampaikan telah mengambil beberapa langkah percepatan. Pertama, dengan melakukan optimalisasi perserapan anggaran melalui revisi anggaran untuk pemanfaatan sisa tender dan kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan.

"Kedua, membentuk tim Monitoring dan Evaluasi untuk mengakselerasi dan mengawal ketat rencana penarikan dana sesuai jadwal/termin. Ketiga, melakukan rapat evaluasi anggaran secara berkala. Keempat meningkatkan koordinasi dan fasilitasi proses administrasi pembayaran oleh satker melalui Direktorat Jenderal Anggaran, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan KPPN setempat," ujar Menhub.

Sebelumnya, pagu awal Kementerian Perhubungan tahun 2020 adalah sebesar Rp43,11 Triliun. Kemudian ada tambahan alokasi dana untuk kebutuhan stimulus transportasi, pengurangan PNBP, dan BLU maka pagu akhir Kemenhub menjadi Rp35,38 Triliun. (Mita/win) 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->