Download E-Paper

DKI Jakarta Terapkan PSBB Transisi Karena Kondisi Mulai Membaik

Jumat, 13 November 2020 - 11:55
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (ist)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memperlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dalam 14 hari ke depan,  sejak 9 sampai 22 November 2020. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa PSBB transisi diterapkan, karena terjadi perkembangan penanganan kearah yang baik dalam suatu daerah.

Itu disampaikan Wiku   memberi keterangan perkembangan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/11/2020) sore. 

"Dalam masa PSBB transisi yang diterapkan pemerintah daerah, bukan berarti daerah tersebut sudah sepenuhnya terbebas dari Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 menjelaskan, bahwa PSBB transisi diterapkan karena terjadi perkembangan penanganan kearah yang baik dalam suatu daerah, " terang Wiku. 

Dia menjelaskan PSBB transisi didasarkan pada perkembangan penanganan yang sudah lebih baik, tercermin dari menurunnya kasus positif, meningkatnya angka kesembuhan dan angka kematian yang dapat ditekan. 

Pada tahap PSBB transisi, kegiatan masyarakat harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Serta ketentuan lainnya yang bertujuan memutus mata rantai penularan Covid-19. 

"Tahap PSBB transisi masyarakat tetap harus berpedoman pada 3M serta ketentuan lainnya bertujuan memutus mata rantai penularan," imbuh Wiku. 

Wiku juga mengapresiasi  mengakui telah terjadi penurunan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta. 

Menurut Wiku, penurunan kasus Covid-19 di DKI Jakarta menunjukkan telah cukup bagi warga dalam mematuhi protokol kesehatan.

Wiku menjelaskan pihaknya mengapresiasi pembelajaran yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat di Jakarta. 

Data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan per 12 November 2020, kasus positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta tercatat secara total sebanyak 115.174 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2.414 orang.

Adapun pasien sembuh di DKI Jakarta per Kamis (12/11) tercatat sebanyak 106.189 orang sehingga kasus aktif menjadi 6.571 orang.

Sementara untuk jumlah kasus harian per Kamis 12 November 2020, DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus baru Covid-19 terbanyak hari Kamis (12 /11) dengan 831 kasus. (johara/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->