Download E-Paper

Satgas Sebut Terjadi Penurunan Persentase Kasus Aktif Secara Nasional

Jumat, 23 Oktober 2020 - 08:51
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. (ist)

JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menunjukkan adanya hasil signifikan dalam grafik penurunan persentase kasus aktif tingkat nasional.

"Persentase kasus aktif di Indonesia terus mengalami penurunan sejak awal pandemi. Pada bulan Maret (2020) rata-rata kasus aktif berada di angka 91,26%, sangat tinggi. Kemudian ini terus mengalami penurunan," paparnya saat memberikan keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/10/2020) sore.

Ia melanjutkan, penurunan grafik terlihat lagi pada April 2020 menjadi 81,57%. Pada Mei menurun lagi menjadi 71,35%, Juni menjadi 57,25%, Juli turun menjadi 44,02%, Agustus turun lagi menjadi 28,26%, September turun lagi menjadi 23,74%, dan per 22 Oktober 2020 persentase kasus aktif sudah turun lagi menjadi 16,8%.

Baca juga: Sebaran Kasus Corona RI per 21 Oktober 2020, DKI Masih Tertinggi

Penurunan persentase dari bulan ke bulan, menurut Wiku, cukup drastis dan itu merupakan perkembangan yang sangat baik. Kasus aktif, harapannya, dapat terus menurun dan ditekan hingga tidak ada kasus aktif sama sekali hingga semuanya sembuh.

"Kasus aktif dapat ditekan dengan meminimalisir penularan dan seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi melaksanakan 3M yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," ujarnya.

Namun, meski secara nasional persentase kasus aktif menunjukkan hasil yang baik, masih ada kabupaten/ kota yang memiliki jumlah kasus aktif di atas 1.000. Wiku Adisasmito menyebut ada 12 kabupaten/ kota yang menjadi sorotan karena belum menunjukkan peningkatan hasil yang signifikan.

Baca juga: Delapan Bulan Pandemi, Kasus Corona di Bekasi Tembus 5.515

Ke 12 daerah itu ialah Kabupaten Bekasi (1.039), Jakarta Pusat (1.211), Jakarta Utara (1.343), Kota Bekasi (1.410), Bogor (1.484), Depok (1.897), Jakarta Selatan (1.952), Kota Jayapura (1.959), Jakarta Barat (2.023), Jakarta Timur (2.781), Kota Padang (2.816) dan Kota Pekanbaru (2.909). (johara/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->