Download E-Paper

Remaja Pimpin Komplotan Begal di Priok Ngaku Dapat 'Ilmu' dari Sang Ibu

Jumat, 23 Oktober 2020 - 21:04
MRR (kiri), kapten komplotan begal di Terminal Tanjung Priok berhasil digulung Polsek Tanjung Priok. (deny)

JAKARTA - Satu dari dua pelaku begal yang kerap beraksi di Terminal Tanjung Priok dan berhasil digulung anggota Reskrim Polsek Tanjung Priok, dikenal sebagai 'kapten' atau pimpinan komplotan tersebut.

Meski masih terbilang remaja, MRR alias kapten memiliki sebanyak 20 anak buah. Dalam setiap akisnya, para anak buah ini pun selalu dilibatkan dengan peranan berbeda.

"Kapten ini kecil, tapi anak buahnya umurnya dewasa-dewasa umurnya dua puluh sampai tiga puluh tahun," kata Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Hadi Suripto, Jum'at (23/10/2020).

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Paksi Eka Saputra menambahkan, kapten yang bertubuh kecil tersebut diperkirakan masih berusia belasan tahun.

Baca juga: Termasuk Geng Motor, 14 Pelaku Begal Ditangkap Polsek Cengkareng

Saat polisi melakukan penangkapan, tidak ditemukan kartu identitas maupun akta kelahiran dari tempat persembunyian Kapten. Namun hasil pemeriksaan dokter, pelaku masih berusia sekitar 17-19 tahun.

"Kapten disegani anggota komplotan karena ibunya yang kini di penjara karena kasus serupa juga sempat menjadi pemimpin anggota komplotan tersebut," tuturnya.

Diketahui, kasus terakhir yang mengawali penangkapan komplotan ini terjadi pada Rabu (14/10/2020) lalu.

Kala itu, komplotan yang dikomando oleh Kapten menodong seorang pria bernama Bahrudin (36), di Terminal Bus Tanjung Priok.

Selain kehilangan ponsel serta uang tunai Rp55.000, Bahrudin juga mengalami luka tusukan di tangan dan punggungnya akibat ditodong Kapten cs. Petugas hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. (deny/tha)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->