2,1 Ton Sampah Diangkut Pasca Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Rabu 21 Okt 2020, 05:30 WIB
Petugas kebersihan, menyapu jalan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. (Ist)

Petugas kebersihan, menyapu jalan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. (Ist)

JAKARTA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih menyampaikan, pasca aksi unjuk rasa pihaknya mengerahkan 200 petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum. Total sampah yang diangkut sebanyak 2,1 ton.

Andono mengatakan, 24 unit armada kebersihan juga dikerahkan untuk mengangkut sampah terdiri dari tiga unit truk sampah tiper, sembilan unit truk sampah anorganik, enam unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), dan enam unit pikap.

Petugas melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

"Begitu massa mulai membubarkan diri petugas langsung gerak cepat mengangkut sampah sisa aksi penyampaian pendapat yang ada di jalan, trotoar, dan JPO. Total 2,1 ton sampah kami angkut," ungkap Andono, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Dinas LH Angkut 17,5 Ton Sampah yang Ditinggalkan Pengunjuk Rasa

Andono mengatakan, meski kondisi hujan deras tidak menjadi halangan bagi petugas menjalankan tugas menjaga Jakarta kembali bersih. Dikatakan Andono, saat ini penanganan sampah pasca aksi penyampaian pendapat telah tuntas.

"Kami langsung tangani secepatnya supaya sampah tidak menimbulkan genangan air karena saluran dan tali-tali air tersumbat," tandas Andono. (Yono/tha)

Berita Terkait

News Update